Gunung Anak Krakatau Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 500 Meter
Gunung Anak Krakatau meletus Jumat (10/4) malam. Erupsi terjadi dua kali. Tinggi kolom abu sempat mencapai 500 meter.
Gunung Anak Krakatau meletus Jumat (10/4) malam. Erupsi terjadi dua kali. Tinggi kolom abu sempat mencapai 500 meter.
Erupsi pertama dilaporkan oleh terjadi sekitar pukul 21.58 WIB, Jumat (10/4). Pada erupsi pertama, tinggi kolom abu teramati sekitar 200 m di atas puncak (357 m di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah selatan,"demikian informasi dari situs magma.esdm.go.id.
Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 72 detik.
Erupsi kedua terjadi sekitar pukul 22.35 WIB. Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 500 m di atas puncak (657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara.
"Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 2284 detik," demikian laporan petugas yang memantau.
Kondisi Gunung Krakatau saat ini adalah di Level II atau Waspada. Masyarakat diimbau tidak berada 2 km dari kawah.
Baca juga:
Analisis Ahli Vulkanologi Soal Sumber Dentuman di Jakarta & Bogor Dini Hari Tadi
Sabtu Pagi, Gunung Anak Krakatau Tercatat Meletus Beberapa Kali
PVMBG Sebut Suara Dentuman Bukan karena Erupsi Anak Krakatau
Suara Dentuman Dini Hari Bikin Geger Warga Jaksel, Depok dan Bogor
3 Fakta Kemunculan Gelembung Besar di Selat Sunda yang Ramai Dibicarakan
Kembali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Berstatus Waspada