Gunting Pagar Penampungan, Pengungsi Rohingya di Aceh Kabur Bertambah jadi 31 Orang
Mereka kabur dengan membobol pagar seng di belakang tempat penampungan memakai gunting, pada Kamis (10/2).
Kasus kaburnya pengungsi Rohingya yang ditempatkan sementara di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Lhokseumawe, Aceh, terus saja terjadi meski dijaga ketat aparat keamanan, UNHCR, IOM, dan tim satuan tugas penanganan pengungsi lainnya.
Terbaru, sebanyak 31 orang pengungsi Rohingya kabur dari BLK Lhokseumawe yang terletak di Desa Meunasah Mee Kandang, Kecamatan Muara Batu. Mereka kabur dengan membobol pagar seng di belakang tempat penampungan memakai gunting, pada Kamis (10/2).
"Benar, kemarin ada (pengungsi Rohingya) yang kembali kabur lewat pagar belakang. Mereka menggunting pagar seng itu," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Marzuki, Jumat (11/2).
Kabur Pagi Hari
Dia menyebut, 31 pengungsi Rohingya yang kabur tersebut terdiri dari 3 orang laki-laki dan 28 perempuan. Mereka kabur dari kamp sementara itu waktu pagi hari.
Sejak diselamatkan pada Kamis 30 Agustus 2021 lalu, pengungsi Rohingya yang ditemukan pertama sekali oleh nelayan Aceh itu, telah banyak melarikan diri dari BLK Lhokseumawe.
"Total saat ini ada 67 pengungsi yang telah kabur,” ujar Marzuki.
(mdk/gil)