Guncangan gempa terasa sampai Solo, warga berhamburan keluar
Warga merasakan guncangan cukup kencang pada pukul 23.47 hingga hingga 23.50 WIB. Sejumlah warga yang panik pun langsung berhamburan keluar rumah.
Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sukabumi dan Tasikmalaya, Jumat (15/12) malam juga terasa di Solo dan sekitarnya. Warga merasakan guncangan cukup kencang pada pukul 23.47 hingga hingga 23.50 WIB. Sejumlah warga yang panik pun langsung berhamburan keluar rumah.
"Saya baru mau tidur, tapi terasa ngguling-ngguling. Jendela dan pintu bergetar kencang. Saya langsung berteriak dan mengajak keluarga yang lain keluar rumah," ujar Tatik, warga Menuran, Sukoharjo.
Sampai di luar rumah, warga lainnya sudah berada di luar rumah. Bahkan tak sedikit yang lansung membunyikan kentongan tanda bahaya.
Guncangan gempa cukup kencang juga terpantau melalui grup WhatsApp di Kota Solo, Wonogiri, Klaten dan Karanganyar.
"Saya takut mas, ingat dulu gempa Jogja. Makanya kita langsung lari," ucap Agus Heri (45) warga Jalan Onta Karanganyar.
Adanya peringatan kemungkinan terjadinya tsunami untuk Jawa Tengah, Jawa Barat dan Yogyakarta yang beredar melalui broadcast WhatsApp membuat warga tak berani masuk ke rumah. Sejumlah warga masih terlihat berjaga-jaga di sekitar rumah.
Namun setelah mengetahui pusat gempa jauh dari Solo, warga pun mulai tenang. Mereka memantau perkembangan gempa melalui siaran televisi dan media online.
Baca juga:
Selain RSUD Banyumas, 17 rumah warga rusak terdampak gempa Tasikmalaya
Sebagian sirine peringatan dini tsunami di Cilacap tak berfungsi saat gempa 6,9 SK
53 Pasien RSUD Banyumas dievakuasi usai gempa 7,3 SK guncang Tasikmalaya
Diguncang gempa, dinding dan rumah warga di Yogya bergetar
Gempa kembali guncang Tasikmalaya, getaran terasa sampai 11 wilayah