LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gunakan truk tangki, peredaran 10 ton bawang selundupan digagalkan

Gunakan truk tangki, peredaran 10 ton bawang selundupan digagalkan. Pengiriman bawang merah ilegal ini digagalkan setelah petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut menghentikan 1 unit truk tangki, dan 3 unit minibus.

2017-02-14 04:03:00
Bawang Merah
Advertisement

Upaya peredaran 10 ton bawang merah selundupan berhasil digagalkan Polda Sumut, Senin (13/2). Modus baru pengiriman barang ilegal itu pun terungkap yaitu menggunakan truk tangki.

"Bawang merah asal India ini diselundupkan melalui perairan Sungai Hiu, Aceh Tamiang. Bawang dikirim ke Pasar Induk Padang Bulan," kata Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto.

Pengiriman bawang merah ilegal ini digagalkan setelah petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut menghentikan 1 unit truk tangki, dan 3 unit minibus. Keempat kendaraan itu dihentikan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Pekan Gebang, Langkat sekitar pukul 05.30 WIB.

Advertisement

Di dalam keempat kendaraan ditemukan total 10 ton bawang merah ilegal. Dari mobil Daihatsu Grand Max BK 8458 CW dan Daihatsu Luxio BK 1486 NG ditemukan masing 250 karung. Dari mobil Suzuki APV BK 1469 JF didapati 150 karung. Masing-masing karung memuat 9 Kg bawang merah.

Sementara dari truk tangki Mitsubishi Colt Diesel BK 8241 BB disita 500 karung bawang merah. Berat masing-masing karung juga 9 Kg. "Ini modus pengangkutan baru," sebut Agus.

Empat sopir dan seorang kernet, yaitu RPS, A, JF, RH dan HB. Selain itu, petugas juga mencurigai seseorang berinisial Zak, warga Aceh Tamiang, sebagai pelaku penyelundupan bawang merah itu.

Advertisement

Polisi masih mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku penyelundupan. Para saksi pun masih menjalani pemeriksaan.

"Teknisnya kita akan berkoordinasi dengan Bea dan Cukai, untuk proses pengembangan," sebut Agus.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.