LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gunakan Pancing, Warga Mamuju Tengah Tangkap Buaya Pemangsa Manusia

Menurut Rusno, buaya yang sudah memangsa manusia tersebut kini dibawa ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mamuju Tengah.

2020-08-08 06:02:00
Tewas diterkam buaya
Advertisement

Sejumlah warga berhasil menangkap buaya pemangsa manusia di Sungai Barakkang Kecamatan Budong Budong Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat. Warga menggunakan pancing untuk dapat menangkap buaya yang memiliki panjang lebih dari empat meter setelah diukur warga.

"Warga berhasil menangkap buaya yang telah memangsa seorang ibu rumah tangga di Sungai Barakkang," kata Rusno, warga Mamuju Tengah, seperti dilansir dari Antara, Jumat (7/8).

Menurutnya, buaya yang sudah memangsa manusia tersebut kini dibawa ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mamuju Tengah.

Advertisement

Sebelumnya warga yang diterkam buaya di Sungai Barakkang Kecamatan Budong Budong Kabupaten Mamuju Tengah telah ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Mamuju, Saidar Rahmanjaya mengatakan warga yang diterkam buaya tersebut ditemukan meninggal, setelah diseret buaya ke dalam sungai dan ditemukan setelah dua hari pencarian.

Korban yang diketahui bernama Asmila (40) tahun ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian diterkam buaya.

Advertisement

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Syamsu Ridwan di Mamuju, sebelumnya menyampaikan bahwa korban diterkam buaya saat hendak buang hajat di Sungai Barakkang.

Menurut dia, saksi yang mendengar teriakan korban langsung berusaha menolong namun buaya tersebut menarik korban dengan cepat ke dalam air.

"Korban bersama buaya tersebut sempat muncul ke permukaan dan masuk kembali dan menghilang ke dalam air berdasarkan keterangan saksi," katanya.

Ia mengimbau pemerintah agar membangun pagar pembatas di sepanjang aliran Sungai Barakkang agar kejadian itu tidak terjadi lagi.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.