LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gugus Tugas Palembang Ungkap Penyebab Positif Covid-19 Terus Bertambah

Meski terus bertambah, dia menyebut tidak ada klaster baru. Penularan masih berada di lingkungan rumah sakit dan orang-orang terdekat dengan pasien.

2020-06-23 01:30:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Sejak sepekan terakhir, kasus positif Covid-19 di Palembang terus mengalami peningkatan. Hal ini dinilai wajar karena penduduknya paling banyak di Sumatera Selatan.

Juru bicara Covid-19 Sumsel, Yusri mengakui, ada lonjakan drastis kasus corona di Palembang. Hanya saja dia menilai adalah hal yang wajar.

"Palembang dengan jumlah penduduk besar dan kasusnya (positif) besar juga. Terjadi fluktuasi meningkat," katanya, Senin (22/6).

Advertisement

Meski terus bertambah, dia menyebut tidak ada klaster baru. Penularan masih berada di lingkungan rumah sakit dan orang-orang terdekat dengan pasien.

"Tidak ada penambahan klaster, belum ada penularan di ruang publik," ujarnya.

Yusri menjelaskan, penambahan kasus di Sumsel hari ini sebanyak 60 orang dan 51 diantaranya berasal dari Palembang. Sementara sisanya tersebar di beberapa daerah, seperti Banyuasin empat kasus, Muara Enim tiga kasus, serta PALI dan Prabumulih masing-masing satu kasus. Total kasus positif di provinsi itu sebanyak 1.839 orang.

Advertisement

Sedangkan kasus sembuh bertambah 25 orang menjadi 779 orang dan kematian berjumlah 74 orang setelah terjadi penambahan empat kasus. Gugus tugas mewacanakan rapid test massal dan swab di beberapa titik yang rentan terjadi penularan.

"Kami akan coba lakukan swab massal di beberapa tempat, salah satu yang dipilih adalah pasar karena aktivitas orang banyak berada di sana," kata dia.

Sejauh ini, sambung dia, ada lima dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel yang telah ditetapkan zona hijau. Yakni Pagaralam, Ogan Komering Ulu, Prabumulih, Musi Rawas, dan Lahat. Hanya saja penularan bisa saja kembali terjadi seiring semakin tingginya aktivitas warganya.

"Zona hijau masih berisiko, tinggal penerapan protokol kesehatan masyarakatnya," tutupnya.

Baca juga:
Ridwan Kamil Sebut Tingkat Infeksi Covid-19 Jabar Terendah di Pulau Jawa
Singgah di Dumai, Warga Negara Myanmar Dinyatakan Positif Corona
Gugus Tugas: Jika Ragu Belanja di Mal, Tetap di Rumah
PPNI Sebut 110 Perawat di Jatim Positif Covid-19
14 Anggota Keluarga di Bangli Tertular Covid-19 dari Seorang Tenaga Medis

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.