LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gubernur Sumsel Larang Siswa Belajar Tatap Muka Sebelum Ada Vaksin

Herman Deru menyebut kebijakan itu bertujuan memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan anak didik di saat pandemi Covid-19 belum berakhir. Terlebih angka penambahan kasus terkonfirmasi positif terus terjadi peningkatan di provinsi itu.

2020-12-31 15:08:41
Belajar Tatap Muka
Advertisement

Pembelajaran tatap muka di Sumatera Selatan ditunda seiring terbitnya Surat Edaran (SE) Gubernur Sumsel terkait larangan belajar tatap muka pada semester genap tahun depan. Siswa belum diizinkan belajar tatap muka sebelum vaksin benar-benar terdistribusi dengan baik.

Dalam SE Nomor : 420/12533/Disdik.SS/2020 ditandatangani Gubernur Sumsel Herman Deru 30 Desember 2020. SE ini berlaku untuk sekolah tingkat usia dini, dasar, hingga lanjutan atas.

Herman Deru menyebut kebijakan itu bertujuan memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan anak didik di saat pandemi Covid-19 belum berakhir. Terlebih angka penambahan kasus terkonfirmasi positif terus terjadi peningkatan di provinsi itu.

Advertisement

"Sebelum ada vaksin, belajar tatap muka belum diizinkan. Saya kemarin tandatangani SE larangan itu sampai pandemi berakhir," ungkap Deru, Kamis (31/12).

Deru meminta SE tersebut ditindaklanjuti bupati dan wali kota di Sumsel dengan menerbitkan aturan serupa. Sekolah disarankan tetap melanjutkan belajar daring secara maksimal.

"Saya khawatir sekolah menjadi klaster baru, mereka tidak aman dan sehat. Lebih baik belajar dari rumah dengan banyak metode," ujarnya.

Advertisement

Menurut dia, anak-anak seusia sekolah sangat rentan tertular virus corona. Apalagi virus itu sudah bermutasi menjadi lebih ganas dan sangat mudah menyebar.

"Saya minta pengertian semua pemangku kepentingan agar mengeluarkan kebijakan yang sama," kata dia.

Terkait vaksin, sambung Deru, setidaknya ada 2 juta warganya yang bakal mendapat giliran pada tahun mendatang. Sebagian besar adalah tenaga kesehatan dan pendidikan.

"Anak-anak saya minta dimasifkan juga untuk divaksin. Mudah-mudahan segera terlaksana dan belajar tatap muka kembali dibuka," pungkasnya.

Baca juga:
Wagub Riza Tegaskan Sekolah Tetap Muka Mengacu Data Perkembangan Covid di DKI
Gubernur Banten Ancam Lapor Presiden Jika Bupati & Walkot Izinkan Belajar Tatap Muka
Pemkot Solo Berencana Buka Kegiatan Belajar Tatap Muka Mulai 4 Januari 2021
Gubernur Edy Rahmayadi Tegaskan 4 Syarat Pendidikan Tatap Muka
Bupati Bogor: Sekolah Tatap Muka Tergantung Orangtua Siswa

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.