Gubernur NTT Ancam Potong Tangan Pelaku Ilegal Logging
Menurutnya, salah satu solusi mengatasi kasus pembalakan liar yakni membangun kesadaran dan ekonomi warga di sekitar hutan lindung. Selain itu, perlu adanya kesadaran pemerintah sebagai pelaksana dan pengawas, menjalankan undang-undang.
Pembalakan liar atau ilegal logging dalam area hutan lindung di Nusa Tenggara Timur, marak terjadi. Hal ini kembali membuat Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor B. Laiskodat geram.
Viktor meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku pembalakan liar. Bahkan politisi partai NasDem itu mengancam, akan memotong tangan para pelaku.
"Saya minta aparat tindak tegas, kalau gubernurnya yang dapat, pasti potong tangannya," tegasnya seperti ditulis Kamis (28/11).
Menurutnya, salah satu solusi mengatasi kasus pembalakan liar yakni membangun kesadaran dan ekonomi warga di sekitar hutan lindung. Selain itu, perlu adanya kesadaran pemerintah sebagai pelaksana dan pengawas, menjalankan undang-undang.
Sehingga ekonomi di sekitar wilayah hutan harus dikembangkan, baik dalam sektor pertanian, peternakan maupun perkebunan, sebagai bentuk koordinasi menjaga hutan menjadi lestari.
"Di seluruh dunia kalau tidak ada kesadaran masyarakat dan masyarakat tidak dibangun ekonominya secara baik, maka dia akan merambat, itu teori dasar," tutup Viktor.
Baca juga:
KLHK Sita 1.300 Meter Kubik Kayu Hasil Illegal Logging di Hutan Kaltim
Dua Pelaku Pembalakan Liar di Cagar Alam Maninjau Dibekuk Polisi
Polsushut Penembak Pelaku Ilegal Logging Tak Ditahan, Ini Penjelasan Polisi
KLHK Beri Pendampingan Hukum Polsushut yang Tembak Mati Pelaku Illegal Logging
Polisi Dalami Dugaan Kesengajaan di Kasus Polsushut Tembak Pelaku Illegal Logging
Tembak Mati Terduga Perambah Hutan, Polsushut di Jember Diperiksa Polisi