LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gubernur Instruksikan Jangan Ada Keterlambatan Penanganan Bencana di Sumatera Selatan

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengungkapkan, kesiapsiagaan menjadi penting dilakukan oleh setiap instansi terkait. Dia tak ingin menerima pengaduan masyarakat karena lambannya penanganan terhadap bencana yang terjadi.

2020-11-09 15:05:26
Gubernur Sumsel Herman Deru
Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat ada sembilan kabupaten dan kota yang termasuk rawan bencana longsor, banjir, hingga gunung meletus. Antisipasi dan penanganan segera harus dilakukan agar mencegah banyaknya kerusakan dan kerugian.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengungkapkan, kesiapsiagaan menjadi penting dilakukan oleh setiap instansi terkait. Dia tak ingin menerima pengaduan masyarakat karena lambannya penanganan terhadap bencana yang terjadi.

"Saya minta permasalahan klasik seperti terlambat, belum ada laporan, belum ada petunjuk, atau tanggung jawab dinas lain, tidak terjadi lagi. Segera atasi jika terjadi bencana dan diantisipasi," katanya saat apel kesiapsiagaan terpadu dalam rangka penanganan bencana alam di Palembang, Senin (9/11).

Advertisement

Dia menginstruksikan agar instansi dan pemerintah terdekat harus bertindak cepat dan menyiapkan sarana, prasarana, serta personel. Nyawa masyarakat bergantung pada kecepatan petugas dalam menangani bencana itu.

"Jangan saling lempar, yang terdekat lebih cekatan, tangani dulu, kemudian laporkan agar petugas bantuan dikerahkan," ujarnya.

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya bencana alam. Di mulai akibat pengrusakan hutan, aktivitas penambangan, dan membuang sampah sembarang. Terlebih bencana alam seperti banjir dan longsor sudah mulai terjadi di Muara Enim yang menewaskan sebelas korban.

Advertisement

"Semuanya sudah mengetahui daerah-daerah rawan bencana. Musim hujan sudah mulai terjadi dan puncaknya nanti Desember sampai Maret tahun depan," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori menambahkan, kondisi geografis Sumsel terbagi dua jenis, yakni dataran tinggi dan rendah. Di bagian barat Sumsel terdapat pegunungan sehingga rawan gunung meletus, guguran larva, gas beracun, tanah longsor, banjir bandang dan angin puting beliung.

"Daerah yang dalam kategori ini meliputi Pagaralam, Lahat, Muara Enim dan Ogan Komering Ulu Selatan," kata dia.

Sementara di bagian timur Sumsel merupakan dataran rendah dan perairan seperti Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir dan Palembang. Daerah-daerah ini menjadi langganan banjir ketika musim hujan.

"Daerah-daerah ini sudah rutin setiap tahun terjadi banjir dan angin puting beliung karena terdapat daerah terbuka," terangnya.

Sepanjang tahun ini saja, kata dia, terdapat 149 kali bencana, 66 kali diantaranya bencana hidrometeorologi. Dengan rincian 39 kali banjir, 16 kali longsor, dan 11 kali puting beliung. Bencana itu menyebabkan 9.322 rumah terendam, 29 jembatan putus, 281 hektare kebun terendam, 5.319 sawah terendam, dan 115 meter jalan putus akibat longsor.

"Ada 15.733 kepala keluarga atau 19.507 terdampak. Jumlahnya cukup besar dan bisa ditekan saat puncak musim hujan nanti," pungkasnya.

Baca juga:
Tren Gempa Bumi Meningkat, Terjadi 11.500 Kasus di RI Sepanjang 2019
BNPB Kirim Helikopter dan Kapal Cepat Sea Rider untuk Disiagakan di Labuan Bajo
Melihat Tempat Pengungsian Warga Terdampak Aktivitas Gunung Merapi
Badai Eta Ubah Jalan di Honduras Seperti Sungai
Badai Eta Terjang Honduras dan Nikaragua
Ridwan Kamil Minta Jajarannya Siaga Satu Selama Enam Bulan Hadapi Potensi Bencana

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.