Gubernur Bali Larang Pawai Ogoh-Ogoh Jelang Hari Raya Nyepi
Gubernur Bali Wayan Koster melarang pawai ogoh-ogoh saat malam pengerupukan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2022. Kegiatan itu tidak diizinkan, karena lonjakan kasus Covid-19 di Pulau Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster melarang pawai ogoh-ogoh saat malam pengerupukan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2022. Kegiatan itu tidak diizinkan, karena lonjakan kasus Covid-19 di Pulau Bali.
"Ogoh-ogoh, saya sudah bicara dengan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, supaya diimbau, supaya tidak dilaksanakan," kata Koster saat konferensi pers di Gedung Gajah, Jayasbha, Denpasar, Bali, Selasa (8/2).
Sebelumnya, MDA Provinsi Bali memberi izin pawai ogoh-ogoh saat malam pengerupukan Hari Raya Nyepi. Izin itu melalui Surat Edaran (SE) Nomor: 009/SE/MDA-Prov Bali/XII/2021 tentang pembuatan dan pawai ogoh-ogoh menyambut hari suci Nyepi Saka 1944.
"(Itu) kan MDA yang mengeluarkan. Iya tidak boleh (pawai Ogoh-ogoh). MDA yang mengeluarkan, bukan saya," ujar Koster.
Diketahui, Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali akhirnya mengizinkan adanya pembuatan dan pawai ogoh-ogoh saat malam pengerupukan. Dalam surat edarannya, lembaga ini menyebutkan sejumlah persyaratan untuk pelaksanaan kegiatan itu, seperti penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Baca juga:
Jokowi: Jadikan Peringatan Nyepi Momentum Introspeksi dan Jaga Keharmonisan
Viral Foto Pecalang dan Banser Kehujanan Amankan Pelaksanaan Nyepi, Begini Ceritanya
Ikut Rayakan Nyepi, Deretan Artis Ini Tampil Anggun Pakai Busana Adat Bali
Warga Bangli Temukan Bayi Saat Hari Raya Nyepi
BMKG: Polusi di Bali Turun Signifikan saat Hari Raya Nyepi
Penjelasan BMKG Soal Penampakan Milky Way saat Malam Nyepi di Bali