LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gubernur akui peredaran narkoba di Kaltara sudah mengkhawatirkan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie mengaku peredaran narkoba di provinsi termuda itu sudah masuk kategori mengkhawatirkan. Sebab peredaran narkoba di Kaltara peringkat kelima nasional.

2018-10-03 04:01:00
Kasus Narkoba
Advertisement

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie mengaku peredaran narkoba di provinsi termuda itu sudah masuk kategori mengkhawatirkan. Sebab peredaran narkoba di Kaltara peringkat kelima nasional.

Gubernur mengungkapkan berdasarkan angka prevalensi (studi/penelitian) penyalahgunaan narkotika 2016, Kaltara masuk peringkat ketiga kategori setahun pakai dan peringkat kelima kategori pernah pakai. Hal itu dikatakan saat membuka Penyuluhan Pencegahan Penyakit Masyarakat Narkoba dan Miras bagi Generasi Muda/Pelajar di Ruang Pertemuan Hotel Crown Tanjung Selor.

Acara yang digelar Satpol PP Provinsi Kaltara ini, diikuti sekitar 120 pelajar SLTA di Kabupaten Bulungan.

Advertisement

"Saya minta kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin dan periodik setiap tahun, karena masalah ini terus berlanjut," katanya dilansir Antara, Selasa (2/10).

Kaltara merupakan salah satu daerah rawan di Indonesia, untuk peredaran narkoba dan miras. Identifikasi BNN, ada lima provinsi yang tingkat peredaran narkobanya tinggi. Pertama, DKI Jakarta, nomor empat Kaltim, nomor lima Kaltara.

Dia mengatakan, angka kasus penyalahgunaan narkotika di Kaltara dua tahun terakhir cukup memprihatinkan. Pada 2016 setidaknya terungkap 833 kasus narkoba di Kaltara, dan 310 orang menjalani rehabilitasi dan 523 justru tidak tersentuh program rehab.

Advertisement

Pada 2017, kasus narkotika justru naik menjadi 905 kasus. Jumlah pengguna yang direhab 557 orang dan tidak direhab sebanyak 348 orang.

Dua tahun terakhir, ada 1.738 kasus di Kaltara. 867 orang ikut rehabilitasi dan 871 tidak mendapat penanganan karena keterbatasan panti rehabilitasi.

Baca juga:
Korek keterangan, polisi masih tahan para pria gay pelaku pesta seks & narkoba
Terlibat kasus pencurian motor, Hasanah ditangkap saat sedang nyabu
Polda Metro Jaya musnahkan 1,7 ton ganja dan ribuan butir narkoba
Polda Metro Jaya ringkus 539 tersangka dalam Operasi Nila 2018
Gelar operasi Nila Jaya, Polda Metro ciduk 539 orang terlibat narkoba
Anggota polisi di Bengkalis ditangkap saat pesta sabu bareng pelajar

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.