LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

GP Ansor siap dampingi Ma'ruf Amin

Dia menjelaskan, Ma’ruf Amin adalah Rais ‘Aam PBNU, sekaligus pimpinan tertinggi dalam jam’iyah NU.

2017-02-01 11:10:26
GP Ansor
Advertisement

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyayangkan sikap terdakwa dugaan kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Rais Aam Pengurus Besar Nadhlatul Uamana (PBNU) Ma'ruf Amin.

Menurutnya, pernyataan Ahok maupun tim kuasa hukumnya dalam mengomentari kesaksian Ma'ruf Amin di persidangan lanjutan dugaan penistaan agama lebih kepada menyerang pribadi Ma'ruf Amin, ketimbang mematahkan argumentasi yang bersangkutan.

"GP Ansor menyayangkan sikap, perilaku maupun kata-kata dari terdakwa maupun tim pengacaranya, dengan alih-alih menolak Keterangan Kyai Ma’ruf Amin sebagai ahli justru memelintir situasi dan seolah-olah menempatkan Kyai Ma’ruf sebagai terdakwa," katanya dalam siaran tertulis yang diterima merdeka.com, Selasa (31/1).

Dia menjelaskan, Ma’ruf Amin adalah Rais ‘Aam PBNU, sekaligus pimpinan tertinggi dalam jam’iyah NU. Dalam sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok, Ma’ruf Amin dihadirkan ke persidangan untuk memberikan keterangan ahli.

"Ma’ruf Amin dalam hal ini, berdasarkan kompetensinya sebagai ahli hukum islam, maupun kapasitasnya sebagai Rais ‘Aam Syuriah PBNU. Pimpinan tertinggi sekaligus yang memberikan arah gerak hukum (Islam) dalam tubuh NU, maupun sebagai Ketua Umum MUI, merupakan seseorang yang ahli dalam hal agama, dan sudah tepat untuk dihadirkan ke persidangan untuk dimintai sebagai keterangan ahli dalam hal kasus penistaan agama (Islam)," jelasnya.

Dirinya melihat, apa yang disampaikan Ma'ruf Amin di dalam persidangan sudah sesuai dengan kompetensi maupun kapasitasnya sebagai ahli agama Islam, baik sebagai Fuqaha, Rais ‘Aam PBNU maupun sebagai Ketua Umum MUI.

"GP Ansor tidak akan tinggal diam dan dengan ini menyatakan siap mendampingi dan membela Kyai Ma’ruf Amin, sebagai pimpinan tertinggi kami, secara lahir dan batin dalam koridor hukum; dan menyerukan kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk siaga satu komando," pungkasnya.

Baca juga:
Sederet luapan kekesalan Ahok pada Rizieq
Saat nama SBY diseret-seret kubu Ahok ke kasus penistaan agama
Kuasa hukum tegaskan Ahok tak akan laporkan Ketua MUI
Ahok disarankan minta maaf pada Maruf Amin agar NU tidak makin marah
Politisi Demokrat siap pasang badan jika Maruf Amin dipolisikan Ahok
Timses sebut ada upaya adu domba Ahok dengan Nahdlatul Ulama

Advertisement
(mdk/hrs)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.