LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

GOR Bekasi, tempat main anak & lokalisasi terselubung di malam hari

Banyak kondom bekas pakai berserakan di area bermain anak.

2015-03-11 04:40:00
Prostitusi
Advertisement

Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Bekasi, di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, menjadi salah satu pilihan warga untuk rekreasi bersama keluarga. Selain suasana yang nyaman karena banyak pohon besar, juga terdapat area bermain anak.

Seperti yang dilakukan keluarga Tanti (31), yang ditemui merdeka.com saat sedang bersantai bersama keluarga di GOR. Dia bersama keluarga kerap berkunjung ke area GOR khususnya di hutan lindung.

"Sejuk di sini karena banyak pepohonan, selain itu juga ada tempat bermain anak. Sering mengajak anak ke sini," kata dia di Bekasi, Selasa (10/3).

Tetapi ketika malam tiba, GOR ini merupakan tempat mangkal favorit PSK. Lokalisasi terselubung ini berkembang di bawah remang-remang cahaya lampu.

Berikut fakta mencengangkan lokalisasi terselubung di GOR Bekasi:

Banyak kondom bekas pakai berserakan di area bermain anak

Sejumlah kondom bekas pakai banyak ditemukan berserakan di area GOR Kota Bekasi. Diduga, tempat itu jadi lokasi prostitusi terselubung pada malam hari.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, kondom bekas pakai berserakan di tanah bercampur dengan sampah. Ironisnya, lokasi itu juga digunakan wahana bermain anak-anak.

Sejumlah sampah yang turut berserakan adalah puntung rokok, kulit kacang, serta bungkus obat anti nyamuk oles. Sampah yang diyakini diproduksi pada malam hari.

Sejumlah pengunjung mengaku terkejut ketika mendapati banyak kondom bekas berserakan di area bermain anak. "Jadi takut, ngeri ah," kata salah satu pengunjung Tanti.

Advertisement

Jadi lokalisasi terselubung

Sejumlah pengunjung GOR Kota Bekasi, mengeluhkan fasilitas di tempat itu. Apalagi setelah mengetahui banyaknya kondom bekas pakai ditemukan di area bermain anak-anak.

"Sebenarnya enak. Di sini dingin banyak pepohonan. Tapi sayangnya masih kotor, banyak sampah," kata salah satu pengunjung Sumarni (31) saat berbincang dengan merdeka.com, Bekasi, Selasa (10/3).

Dia mengeluhkan banyaknya genangan air di lokasi tersebut. Dikhawatirkan menjadi sarang nyamuk, sehingga masyarakat yang berkunjung terancam diserang nyamuk demam berdarah. Apalagi setelah mengetahui banyaknya kondom bekas berserakan, menurut dia, dikhawatirkan menularkan penyakit.

"Pemerintah harus memperbaiki, agar bersih dan nyaman. Kemudian dipasang lampu yang banyak biar enggak dipakai begituan (tempat prostitusi)," kata warga Bekasi Barat ini.

Advertisement

PSK dari kelas teri hingga kakap suka mangkal di GOR Bekasi

Area GOR Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan diduga dijadikan tempat prostitusi terselubung. Sebab, pada malam hari banyak pekerja seks komersial yang mangkal di wilayah tersebut.

"Kalau malam banyak (PSK), mau nyari yang seperti apa? Ada di sini," kata seorang pedagang kopi yang enggan disebut namanya saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (10/3).

Terpisah, salah satu pengunjung GOR Sumarni menuntut kepada Pemkot Bekasi tak hanya menggemborkan visinya. Sumarni juga meminta ada tindakan nyata, yakni memberantas prostitusi terselubung khususnya di wilayah GOR Kota Bekasi.

"Ini kan sarana umum, apalagi dibuat bermain anak-anak kecil," kata dia.

PSK yang mangkal dari usia belasan hingga paruh baya, ada juga waria

Berdasarkan informasi yang dihimpun, usia PSK yang mangkal di GOR beragam mulai dari umur belasan tahun hingga yang sudah paruh baya. Bahkan, PSK waria juga sering mangkal di sana.

Saat malam tiba, penerangan di area GOR sangat minim. Diduga hal itu membuat lokasi tersebut digunakan tempat prostitusi terselubung oleh para PSK yang mangkal.

"Kalau malam gelap. Penerangannya cuma sedikit," kata sumber merdeka.com yang enggan disebut nama.

Dengan banyaknya ditemukan kondom bekas, warga mengaku tidak nyaman berkunjung ke salah satu wisata andalan Kota Bekasi tersebut. Padahal, lokasi itu dianggapnya sangat bagus karena banyak pepohonan.

"Masuk bayar Rp 2.000, enggak tahunya di dalam masih kotor, banyak genangan air. Banyak kondom bekas pula," kata warga lainnya Sumarni.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.