Golkar pasrahkan nasib Budi yang terbelit suap politisi PDIP ke KPK
Golkar juga belum memintai klarifikasi terhadap Budi yang terbelit kasus suap di Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.
Fraksi Partai Golkar di DPR belum menentukan sikap terkait dugaan keterlibatan anggota Komisi V DPR Budi Priyatno dalam kasus tangkap tangan (OTT) Politisi PDIP Damayanti Wisnu Putranti oleh KPK. Budi sendiri belum dipanggil oleh Fraksi Golkar untuk dimintai keterangan sejauh mana keterlibatannya.
"Kita belum bertemu dan memanggil saudara Budi sejauh mana keterlibatan beliau. Tapi yang saya dengar itu hanya pengakuan sepihak dari tersangka," kata Bendum Golkar dari kubu Aburizal Bakrie (Ical), Bambang Soesatyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1).
Menurut dia, keterangan sepihak Damayanti belum bisa dijadikan alat bukti keterlibatan Budi dalam kasus suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu.
"Kan kalau tertangkap tangan kemudian harus ada bukti-bukti konkret yang lengkap, jadi ini baru keterangan sepihak. Jadi belum bisa dikatakan ada dua alat bukti," tegas dia.
Namun demikian, Bambang menyerahkan proses hukum atas dugaan keterlibatan Budi ini ke tangan KPK.
"Kalau saya lihat memang tidak hanya Damayanti, tapi ada beberapa anggota DPR dan dua anggota yang ruangannya sudah disegel dan digeledah. Apapun kita serahkan kepada KPK proses hukumnya," tandas dia.
Baca juga:
Tiba di KPK diperiksa sebagai tersangka, Damayanti Wisnu senyum
KPK buka kemungkinan ada tersangka baru kasus Damayanti Wisnu
Kasus suap politikus PDIP, KPK kembali periksa Julia Prasetyarini
Kasus suap politikus PDIP, KPK periksa Dirut PT Windu Tunggal Utama
Libatkan Brimob saat geledah ruang anggota DPR, KPK sebut sesuai SOP
Diperiksa sepuluh jam oleh KPK, Damayanti bungkam ke media
Kubu Prabowo kompak serang KPK geledah DPR bawa Brimob bersenpi