Golkar desak Jokowi tertibkan buruh ilegal asal China
Serbuan tenaga kerja asing asal China menimbulkan persoalan baru di Indonesia. Mulai dari pelanggaran melanggar Undang-undang Keimigrasian dengan penyalahgunaan izin tinggal hingga mengibarkan bendera negara mereka tanpa izin.
Serbuan tenaga kerja asing asal China menimbulkan persoalan baru di Indonesia. Mulai dari pelanggaran melanggar Undang-undang Keimigrasian dengan penyalahgunaan izin tinggal hingga mengibarkan bendera negara mereka tanpa izin.
Partai Golkar meminta pemerintah mengklarifikasi masalah buruh ilegal asal China. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan pemerintah harus melihat angka pengangguran masih cukup tinggi. Sehingga, menurutnya, aparat penegak hukum harus menertibkan buruh ilegal asing itu.
"Di sisi lain kalau ada tenaga-tenaga kerja dari luar memang perlu ditertibkan sedemikian rupa sehingga kehadiran mereka tidak sampai mengganggu eksistensi dan peluang-peluang yang mestinya bisa dilakukan oleh tenaga kerja yang ada di negeri ini. Sekira perlu ini mendapat perhatian," kata Idrus di markas Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (23/12).
Terlebih lagi, menurutnya, banyaknya buruh asing ilegal juga bisa menimbulkan dampak negatif bagi eksistensi Pancasila.
"Terutama juga karena itu memang di dunia terbuka sekarang ini maka dengan adanya satu mobilitas yang manusia-manusia yang ada keluar masuk di republik ini, ya tentu juga membawa implikasi dan pengaruh terhadap bagaimana ideologi bangsa ideologi negara kita yaitu Pancasila," pungkasnya.(mdk/dan)