Golkar bongkar pasang kader di Mahkamah Kehormatan Dewan
Golkar bongkar pasang kader di Mahkamah Kehormatan Dewan. Golkar mencopot Lili sebagai wakil ketua MKD dan menggantinya dengan Adies.
Komposisi pimpinan Mahkamah Kehormatan Dewan kembali mengalami perombakan. Posisi Wakil Ketua MKD Lili Asdjudiredja digantikan oleh Adies Kadier. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pergantian ini dilakukan menyusul permintaan dari Fraksi Partai Golkar agar anggotanya Lily.
"Itu cuma Golkar ganti orang. Itu usulan dari Golkar. Formasi MKD tetap Ketua Pak Dasco, wakil Hamka Haq, Pak Sudding dan Adies Kadier menggantikan Pak Lili," kata Fahri usai pelantikan menghadiri wakil ketua MKD, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9).
Dijelaskannya, ada aturan yang berbeda di UU MD3 terkait penentuan alat kelengkapan dewan (AKD). Di UU MD3 yang baru, penentuan komposisi pimpinan berdasarkan kesepakatan kolektif. Sedangkan aturan yang lama menggunakan sistem penjatahan sesuai dengan jumlah kursi di DPR.
"Jadi dalam prinsip perubahan pimpinan di seluruh AKD. Beda MD3 yang lama dengan yang baru, kalau yang lama itu dia penjatahan. Partai nomor satu dapat ketua, partai nomor dua dapat wakil. Itu rezim lama, nah rezim baru ini prinsipnya ini kesepakatan, kolektif kolegial," terangnya.
"Kalau dia disepakati jalan. Makanya pertanyaan paling penting apakah dia disetujui, setuju, tok (disepakati)," tambah Fahri.
Fahri menyebut reposisi Wakil Ketua MKD dari Lili kepada Adies berlangsung cukup cepat. Sebab seluruh anggota MKD sepakat dengan usulan fraksi Golkar tersebut. Usai pelantikan, pimpinan MKD langsung mengadakan rapat internal tertutup.
"Tadi pergantian dari Pak Lili kepada Pak Adies langsung saja berjalan begitu, karena disetujui oleh semua fraksi," pungkasnya.
Baca juga:
Sekjen Golkar: 2019 Kita menang, silakan daftar jadi menteri
Idrus Marham akui ada kader Golkar tak dukung Ahok-Djarot
Dedi Mulyadi pecat anggota fraksi Golkar jika terima mobil dinas
Golkar ajak seluruh parpol pengusung Ahok bersama-sama dan bersatu
Menkeu puji Golkar karena sosialisasikan tax amnesty
Golkar tegaskan tak masalah Ketua tim Pemenangan Ahok diambil PDIP