Golkar Banten pilih merapat ke Agung Laksono
Mereka juga menjagokan Ketua DPD Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah, maju di pilkada Kabupaten Serang.
Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Banten menyatakan bergabung dengan kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono. Mereka menyatakan akan tunduk kepada perintah Agung, terutama keikutsertaan dalam pada pemilihan kepala daerah serentak sebentar lagi bergulir.
Hal itu dikatakan Wakil Sekretaris Umum DPD Golkar Banten, Bahrul Ulum, dalam diskusi diselenggarakan Banten Cyber Jurnalis Banten Forum, di Kota Serang, Kamis (26/3). Padahal tadinya mereka sangat mendukung Aburizal.
"Kita akan tetap taat asas. Proses (dualisme) itu masih berjalan. Kita akan junjung asas legal tadi," kata Bahrul.
Bahrul mengklaim, konflik terjadi di tingkatan pimpinan pusat partai berlambang pohon beringin itu tidak berpengaruh terhadap kepengurusan Partai Golkar di tingkat daerah.
"Ini terjadi hanya pada tingkat pusat. Tidak terjadi pada tingkat daerah. Kita maklumi ini sebagai dinamika internal partai politik. Kami yakin Pak Ical dan Pak Agung orang bijak, dewasa, dan tidak akan mengorbankan kadernya di daerah," ujar Bahrul.
Ketua DPD Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah, dipastikan akan maju sebagai calon petahana dalam Pilkada Kabupaten Serang. Dia merupakan adik kandung dari terpidana kasus suap sengketa pilkada Kabupaten Lebak di Mahkamah Konstitusi, Ratu Atut Chosiyah. Tahapan pilkada mulai digelar Mei mendatang.
Baca juga:
Loyalis Ical membelot ke Agung tak takut dilengserkan dari parlemen
Menkum HAM Yasonna batal hadiri rapat kerja bareng Komisi III DPR
34 Anggota fraksi PPP tolak hak angket untuk Menkum HAM
NasDem: Putusan Yasonna hanya berdampak bagi segelintir elite Golkar
Pramono nilai KMP berlebihan ajukan hak angket ke Menkum HAM
Manuver Ical cari dukungan setelah dipukul KO Agung Laksono