GNPF MUI: Islam sangat anti radikalisme
Bachtiar pun mendoakan para korban diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan.
Ustaz Bachtiar Nasir mengatakan, peristiwa kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, sangatlah menyayat hati. Apalagi lima petugas kepolisian harus meregang nyawa atas bentrokan tersebut.
Ketua Dewan Pembina GNPF MUI itu menegaskan, tidak ada satupun alasan yang membenarkan aksi radikalisme. Apalagi sampai menghilangkan nyawa.
"Memang ini sangat menyedihkan sekali. Islam tentu tidak menghendaki adanya radikalisme. Islam sangat anti pembunuhan tanpa alasan yang hak," kata Bachtiar usai mengikuti aksi 115 di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).
Bachtiar pun mendoakan para korban diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan.
"Mudah mudahan semua yang menjadi korban itu mendapat rahmat dan ampunan dari Allah SWT," dia memungkasi.
Reporter: Moch. Harun Syah
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Mabes Polri: Hari ini siaga satu!
Usai rusuh di Mako Brimob, penjagaan 13 napi teroris di Polres Jaksel diperketat
Hendak bantu napi di Mako Brimob, 2 teroris di Bekasi ditembak polisi, 1 tewas
Cak Imin usul tahanan terorisme dididik NU
Kerusuhan napi & densus pancing 4 anggota JAD dari Bekasi serang Mako Brimob