GMJ bakal demo usai salat Jumat, 2.800 polisi amankan Balai Kota
GMJ bakal demo usai salat Jumat, 2.800 polisi amankan Balai Kota. Unjuk rasa tersebut diduga terkait polemik Surah Al Maidah ayat 51 yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Ribuan massa Gerakan Muslim Jakarta (GMJ) akan melakukan melakukan unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta. Unjuk rasa tersebut diduga terkait polemik Surah Al Maidah ayat 51 yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Jadi yang melaporkan bukan FPI, tapi Gerakan Muslim Jakarta. Rencananya akan melaksanakan salat berjemaah, salat Jumat di masjid Istiqlal. Setelah di sana melakukan long march menuju balai kota," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di ruang kerjanya, di Polda Metro Jaya, Kamis (13/10).
Dalam demo tersebut, Awi menyebutkan berjumlah hingga 5.000. Namun hal tersebut dapat berubah. Guna mengamankan aksi besok, lanjutnya, pihaknya telah menyiapkan 2.800 personel.
"Kita sudah rapat koordinasi yang dipimpin Kapolda tanggal 12 kemarin, sudah menyiapkan Kapolres Jakarta Pusat, Karo ops dan dir intelkam mengawal aksi ini. Untuk kekuatan kepolisian sudah disiapkan dan dibantukan oleh Mabes Polri. Kita menyiapkan 28 SSK (Satuan Setingkat Kompi) untuk sewaktu-waktu bisa ditambah sesuai kekuatan masa apabila di luar dugaan dan sewaktu bisa berubah," bebernya.
Awi menambahkan, setelah salat Jumat massa akan long march menuju ke Balai Kota dengan melewati Jalan Medan Merdeka Timur dan Medan Merdeka Selatan. Sebelum sampai di Balai Kota DKI, polisi juga melakukan pengamanan di dua gereja yang akan dilalui massa, yaitu gereja Katedral dan gereja Imanuel. Selain itu, pengamanan juga dilakukan di gedung kedutaan Amerika Serikat dan kantor Wakil Presiden.(mdk/hhw)