LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Giliran calon jemaah umroh PT SBL di Bekasi minta kepastian keberangkatan

Mereka meminta konfirmasi setelah bos perusahaan tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan oleh Polda Jawa Barat. Sayangnya, kedatangan para jemaah tak membuahkan hasil. Sebab, orang yang bertanggung jawab di kantor sedang berada di Bandung.

2018-02-01 12:30:47
Penipuan umrah
Advertisement

Sejumlah calon jemaah umroh dari PT SBL, agen perjalanan haji dan umroh di Bekasi, Jawa Barat, mulai berdatangan ke kantor yang beralamat di kawasan Bekasi Town Square, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (1/2).

Mereka meminta konfirmasi setelah bos perusahaan tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan oleh Polda Jawa Barat. Sayangnya, kedatangan para jemaah tak membuahkan hasil. Sebab, orang yang bertanggung jawab di kantor sedang berada di Bandung.

"Saya masih optimis bisa berangkat, karena sudah banyak calon jemaah yang diberangkatkan oleh PT. SBL," kata salah satu nasabah, Prasetyo Ningsih saat ditemui wartawan, Kamis (1/2).

Advertisement

Warga Tambun Selatan ini mengaku sudah lunas sejak tahun lalu. Dijadwalkan berangkat pada 27 Desember oleh pihak penyelenggara. Alasannya kuota sudah penuh sehingga jadwal diundur. Informasi terakhir diberangkatkan pada Februari tahun ini.

Senipur (59), calon jemaah lainnya berharap masih bisa berangkat umroh ke Mekkah. Sebab warga Bekasi Timur ini sudah melunasi biaya umroh senilai Rp 56 juta untuk dua orang sejak awal Januari lalu. Nilai sebesar itu dicicil sejak Maret 2017 silam.

Advertisement

"Kalau tidak bisa berangkat, ya uangnya harus dikembalikan," ujar pensiunan perusahaan BUMN ini.

Jemaah lain, Rizki juga ingin uangnya dikembalikan menyusul perusahaan PT SBL terjerat kasus penipuan di kepolisian. Rizki bersama dengan ibunya sudah melunasi biaya umroh hingga Rp 36 juta. Awalnya dijadwalkan berangkat pada 27 Desember lalu, namun diundur.

"Saya minta uang dikembalikan, jumlah itu tidak sedikit bagi kami," ujarnya.

Baca juga:
Bos PT SBL ditangkap, jemaah datangi kantor biro umroh minta kejelasan berangkat
Kejaksaan segera limpahkan kasus First Travel ke pengadilan
Kemenag godok biaya umrah buat jadi referensi semua travel
Banyak travel umrah bermasalah, ini yang akan dibenahi Menag Lukman
Tilap duit calon jemaah umrah hingga Rp 300 M, dirut perusahaan dibekuk
Telusuri aset Hannien Tour, polisi gandeng PPATK
Polisi gandeng PPATK telusuri aset Hannien Tour

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.