LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Giliran Badung dan Gianyar tertimbun longsor akibat hujan deras

Kendati tidak mengakibatkan adanya korban jiwa. Namun longsornya bukit di Desa Pangsan itu membuat akses jalan desa tertutup lumpur dan baru normal jelang sore tadi, Rabu (18/10) sekitar pukul 15.00 WITA.

2017-10-18 17:33:52
Tanah Longsor
Advertisement

Setelah kabupaten jembrana alami tanah longsor dan banjir bandang di beberapa titik. Kali ini hujan deras yang mengguyur terus menerus di Bali mengakibatkan sebuah bukit di kabupaten Badung longsor.

Kendati tidak mengakibatkan adanya korban jiwa. Namun longsornya bukit di Desa Pangsan itu membuat akses jalan desa tertutup lumpur dan baru normal jelang sore tadi, Rabu (18/10) sekitar pukul 15.00 WITA.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung Ni Nyoman Ermy Setiari meyakinkan begitu menerima laporan pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan penanganan.

"Iya, telah terjadi longsor. Petugas BPBD dibantu instansi terkait dan masyarakat setempat sudah langsung melakukan pembersihan sehingga jalan sudah normal kembali," ujarnya, Rabu (18/10).

Kata dia, longsornya bukit tersebut dilaporkan masyarakat sekitar pukul 10.00 WITA saat hujan deras masih mengguyur kawasan tersebut.

"Yang jelas tidak ada korban jiwa. Namun, akses jalan masyarakat sempat terganggu karena tertimbun material longsor," kata Ermy.

Selain di Desa Pangsan, peristiwa serupa juga terjadi di Desa Sekar Mukti, Kecamatan Petang. "Di Sekar Mukti juga ada longsor. Dan sudah kita tangani," imbuhnya.

Ermy pun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Mengingat intensitas hujan belakangan mulai meninggi.

"Wilayah Badung Utara memiliki tupografi berbukit jadi rawan longsor. Untuk itu kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada," pungkasnya.

Di kabupaten lain diwilayah Tampaksiring, Gianyar juga terjadi bencana longsor di dua titik. Masing-masing di jalan raya Banjar Malet, Manukaya dan jalan raya di Banjar Saraseda, Tampaksiring yang merupakan akses masuk ke objek wisata Tirta Empul dan Istana Kepresidenan.

Di lokasi ini tidak hanya lumpur, tetapi sejumlah bebatuan kapur berukuran besar berjatuhan menutupi badan jalan.

Kepala BPBD Gianyar, AA Gde Oka Digjaya mengatakan, selama musim hujan ini, pihaknya terus melakukan patroli di sejumlah tempat rawan bencana tanah longsor, pohon tumbang, serta memberikan perhatian penuh terhadap objek-objek wisata air.

"Khusus warga yang menempati daerah di tebing, di bawah pohon dan di kawasan sungai agar waspada di musim penghujan. Sebab, hujan dengan intensitas tinggi ini sangat rawan menimbulkan bencana," singkatnya.(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.