LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gibran Tegur Guru Tak Pakai Masker Saat Mengajar: Harus Disiplin

Gibran tetap optimis pembelajaran tatap mula tetap bisa dimulai Juli mendatang. Yang penting, menurutnya, orang tua siswa sudah menyanggupi dan memberikan izin kepada anaknya. Selain itu mereka juga harus sanggup untuk melakukan antar jemput.

2021-03-31 16:50:12
Gibran
Advertisement

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan teguran keras kepada sejumlah guru yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di sekolah. Gibran mengatakan, banyak guru yang tidak mengenakan masker saat dirinya berkunjung ke sejumlah sekolah.

"Makanya kemarin saya sama pak Ganjar (Gubernur Jateng) ketemu guru yang tidak pakai masker kan langsung saya tegur. Kemarin pagi juga saya mendadak datang ke beberapa SMA, SMP. Banyak, ya maaf ya, banyak guru yang malah tidak pakai masker di ruang guru," ujar Gibran, Rabu (31/3).

"Atau malah ketika mengajar ada satu guru yang saya temukan mengajarnya tidak pakai masker, langsung saya tegur," imbuh dia.

Advertisement

©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu meminta para guru agar disiplin, karena guru merupakan orang yang ditiru atau sebagai panutan para siswa. Sanksi tegas juga akan dijatuhkan terhadap guru yang melanggar protokol kesehatan.

Advertisement

"Makanya itu, guru ini harus disiplin. Karena guru itu yang ditiru. Kalau gurunya seperti itu ya, kemarin ada teguran keras," kata Gibran.

Kendati demikian, Gibran tetap optimis pembelajaran tatap mula tetap bisa dimulai Juli mendatang. Yang penting, menurutnya, orang tua siswa sudah menyanggupi dan memberikan izin kepada anaknya. Selain itu mereka juga harus sanggup untuk melakukan antar jemput.

"Dan orang tua yang tidak setuju, sekali lagi, anak-anaknya tetap bisa mengikuti pelajaran dari rumah. Itu, kita nggak pilih-pilih," tandasnya.

Gibran menambahkan, proses vaksinasi guru sudah hampir 100 persen dilakukan. Namun untuk kampus vaksinasi baru dilakukan terhadap para rektor dan pimpinan. Gibran mengaku akan terus melakukan observasi sebelum pembelajaran tatap muka dimulai.

"Kita tetap observasi kok. Kita tidak akan buru-buru, semuanya simulasi. Uji coba kita monitor semua. Yang penting guru-gurunya sudah disuntik vaksin dua kali," pungkas dia.

Baca juga:
110 Sekolah Dibuka, Pemkot Bekasi Pertimbangkan Memperluas Belajar Tatap Muka
5 Guru Positif Covid, Belajar Tatap Muka SMAN 1 Bangka Disetop Sementara
Begini Skema Rencana Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Sekolah
Mendikbud Nadiem: Baru 22 Persen Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Mendikbud Nadiem Sebut Sejak Juli 2020 Sekolah Sudah Boleh Dibuka
Simulasi Sekolah Tatap Muka dengan Model Kelas Hybrid
Mendikbud: Sekolah Ditutup Lagi Jika Terjadi Penularan atau Diberlakukan PPKM

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.