Gibran Serukan Persatuan, Momen Nyepi dan Idulfitri Perkuat Solidaritas Bangsa
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serukan persatuan jelang perayaan Nyepi dan Idulfitri 1447 H. Momen ini diharapkan memperkuat solidaritas dan kebhinekaan Indonesia.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyerukan agar perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah menjadi momentum penting. Ia berharap momen ini dapat memperkuat solidaritas serta persatuan bangsa Indonesia. Gibran menyampaikan pesan ini melalui kanal YouTube Wakil Presiden pada Minggu (15/3).
Menurut Gibran, hari raya keagamaan ini diharapkan mampu memupuk kebersamaan di tengah masyarakat. Hal ini juga untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman bangsa. Pesan ini disampaikan menjelang perayaan dua hari besar keagamaan tersebut.
Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai program stimulus ekonomi. Program ini bertujuan untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat dan menjaga daya beli. Kebijakan ini termasuk diskon transportasi dan bantuan pangan.
Gibran: Keberagaman Adalah Kekuatan Bangsa
Gibran mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1948 kepada umat Hindu di seluruh Indonesia. Ia berharap perayaan ini membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan semangat baru untuk pembangunan nasional. Wakil Presiden juga menyampaikan selamat Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Islam.
Menurut Gibran, keberagaman Indonesia bukanlah suatu hal yang perlu diperdebatkan. Sebaliknya, keberagaman ini merupakan kekuatan nasional yang memungkinkan masyarakat hidup berdampingan secara harmonis. Ia menekankan bahwa perbedaan keyakinan, suku, dan tradisi adalah identitas nasional.
Tahun ini menjadi istimewa karena Imlek bertepatan dengan Ramadan, dan Nyepi pada 19 Maret berdekatan dengan perayaan Idulfitri di minggu ketiga Maret. Gibran menambahkan, keberagaman adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus disyukuri dan dijaga oleh seluruh warga negara. Sebagai warga bangsa, kita harus bersyukur dan menjaga keberagaman ini.
Stimulus Ekonomi dan Fasilitas Mudik dari Pemerintah
Menjelang libur panjang, pemerintah meluncurkan program stimulus ekonomi untuk masyarakat. Program ini dirancang untuk mempermudah mobilitas publik dan mempertahankan daya beli. Kebijakan ini mencakup berbagai fasilitas untuk mendukung arus mudik.
Untuk mendukung musim mudik, pemerintah memberikan diskon transportasi yang signifikan dari 14-29 Maret 2026. Diskon ini termasuk 30 persen untuk perjalanan kereta api dan kapal Pelni. Selain itu, ada diskon 17-18 persen untuk penerbangan kelas ekonomi.
Pemerintah juga akan membebaskan biaya layanan pelabuhan dari 12-31 Maret 2026. Untuk mengurangi kemacetan perjalanan, skema kerja dari mana saja (WFA) akan diterapkan pada 16-17 Maret dan 25-27 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan agar warga dapat merencanakan perjalanan dengan fleksibel.
- Diskon transportasi mudik (14-29 Maret 2026):
- 30% untuk kereta api dan kapal Pelni.
- 17-18% untuk penerbangan kelas ekonomi.
Sumber: AntaraNews