Gibran Larang ASN Solo Gelar Bukber dan Open House
Gibran beralasan, kegiatan buka bersama sangat berisiko menularkan Covid-19, sehingga harus dihindari. Pasalnya, saat berbuka, orang pasti akan melepaskan atau membuka maskernya.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo agar tidak menggelar acara buka bersama (buber) saat bulan Ramadhan dan open house saat Hari Raya Idul Fitri nanti.
Jika melanggar, Gibran telah menyiapkan sanksi tegas kepada para ASN.
"Pokokmen ojo (pokoknya jangan), tidak boleh. Di tempat saya nanti juga tidak ada open house, tidak boleh semua," ujar Gibran, Kamis (24/3).
"Sanksinya akan dikondisikan, pokoknya jangan ada buber dan open house," tegasnya.
Gibran beralasan, kegiatan buka bersama sangat berisiko menularkan Covid-19, sehingga harus dihindari. Pasalnya, saat berbuka, orang pasti akan melepaskan atau membuka maskernya.
"Memang resiko terbesar penularannya malah pas buka bersama. Pas buka masker, itu yang harus hati-hati," tegas dia..
Salat Tarawih dan Salat Id Diizinkan
Namun untuk salat tarawih dan salat id ia memperbolehkannya. Bahkan kalau bisa salat id digelar di tanah lapang atau lapangan.
"Nek tarawih silahkan, salat id juga silahkan dan di lapangan juga boleh," katanya.
Sedangkan untuk masyarakat, ia berharap bisa mengurangi dulu acara buka bersamanya. Menurutnya , buka puasa bersama di rumah bersama keluarga, akan lebih baik.
"Saya tidak melarang, kalau bisa buka bersama di rumah bersama keluarga. Itu tetap beresiko, kalau untuk ibadah silakan tidak ada larangan," katanya lagi.
Gibran menambahkan, pihaknya aksn melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan. Akan ada petugas yang melakukan patroli diberbagai wilayah.
(mdk/lia)