LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gerindra mundur dari Pansus jika KPK ada bukti Desmond tekan Miryam

Desmond J Mahesa mengatakan Gerindra akan mundur dari Pansus Angket KPK apabila KPK telah membuktikan ada rekaman dirinya telah menekan Miryam S Haryani. Desmond menyebut Fraksi Partai Gerindra akhirnya mengirim anggota ke Pansus karena dirinya difitnah penyidik KPK Novel Baswedan telah mengancam Miryam.

2017-06-14 12:38:01
Miryam S. Haryani
Advertisement

Anggota Fraksi Partai Gerindra Desmond J Mahesa mengatakan pihaknya akan mundur dari Pansus Angket KPK apabila KPK telah membuktikan ada rekaman dirinya telah menekan Miryam S Haryani. Desmond menyebut Fraksi Partai Gerindra akhirnya mengirim anggota ke Pansus karena dirinya difitnah penyidik KPK Novel Baswedan telah mengancam Miryam.

"Urusan angket akan selesai bagi saya sebagai korban. Kami di Fraksi Gerindra akan mundur dari tim Pansus ini kalau memang bisa KPK membuktikan ada rekamannya, Gerindra akan mundur," kata Desmond di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/6).

Desmond memaparkan alasan Gerindra mendukung dan mengirimkan anggota ke Pansus angket KPK. Pertama, karena dugaan fitnah dari Novel bahwa dirinya menekan Miryam. Kedua, usulan angket KPK sudah disetujui dalam rapat paripurna (28/4) lalu sebagai keputusan DPR.

"Jadi Gerindra itu kenapa kita mendukung ada dua alasan. Alasan pertama mengklarifikasi tentang kebenaran saya menekan Miryam. Yang kedua ini sudah putusan paripurna," katanya.

"Putusan paripurna kami sebagai sebuah anggota DPR dan parlemen dan ketatanegaraan tidak boleh kita berbeda boleh pada saat palu diketuk dianggap sah kita harus terima sebagai keputusan DPR. Maka kami harus patuh dan mengirim," sambungnya.

Wakil Ketua Komisi III ini menegaskan, dirinya adalah korban fitnah dari Novel. Surat pernyataan Miryam kepada Pansus yang berisi bantahan ada tekanan dari anggota Komisi III dinilai sebagai bukti Novel telah berbohong.

"Saya korban atas fitnah oleh Novel di pengadilan. Ada surat Miryam kepada Pansus ini yang berbohong ini karena surat itu ada berarti kan yang berbohong ini kan Novel. Berarti sekarang ini KPK dirugikan karena ada oknum penyidik KPK menyalahgunakan wewenangnya yaitu siapa? Novel dkk," ujar Desmond.

Jika Novel terbukti melakukan kebohongan, lanjutnya, berarti ada oknum-oknum yang justru melemahkan kelembagaan KPK dari dalam. Desmond mendesak oknum-oknum tersebut segera dibersihkan.

"Kalau Novel yang bohong ada apa dengan KPK? Kelembagaan Partai Gerindra KPK harus diperkuat tetapi ada oknum-oknum yang menyalahgunakan wewenangnya itu yang harus kita bersihkan dari KPK itu lah sikap Gerindra," tandasnya.

Baca juga:
Desmond sindir KPK: Kalau bersih ngapain risih
Pansus angket KPK dinilai berlebihan dan mengkhawatirkan
Ketua Pansus angket KPK cuek diserang legalitas pembentukan
Tolak hak angket, KPK disebut takut keanehan 15 tahun terungkap
Fahri Hamzah beberkan permainan politik di KPK
Fadli Zon nilai KPK lucu, mau diperiksa DPR ngadu ke Jokowi

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.