Gerbong kereta anjlok di Garut, penumpang pilih naik bus
Karena kondisi cuaca hujan lebat, proses evakuasi gerbong yang anjlok mengalami kendala.
Dampak dari anjloknya dua gerbong Kereta Api (KA) Ekonomi Serayu jurusan Jakarta - Koroyo di Garut membuat perjalanan beberapa jurusan terhambat. Mereka pun yang tertahan di stasiun masing-masing melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan bus.
"Untuk memperlancar penumpang, beberapa KA penumpangnya dilakukan overstappen atau menggunakan pengalihan dengan bus," kata Kepala Humas PT Kereta Api (KA) Indonesia Daop II Bandung Bambang Setya Prayitno, kepada wartawan, Rabu (22/5).
Penumpang Kereta Api 65 Lodaya pagi jurusan Solo - Bandung dari arah Timur, kata dia, yang tertahan di Stasiun Cipeundeuy dilanjutkan menggunakan bus ke Bandung. Begitu juga KA 145 Kutojaya Selatan jurusan Kutoarjo-Kiaracondong yang tertahan di Ciawi.
Ada juga penumpang KA Argowilis dari Surabaya dilanjutkan menggunakan bus ke Bandung dari Tasikmalaya. Sedangkan dari barat penumpang KA 68 Lodaya malam naik bus dari Bandung ke Cipeundeuy.
"Mereka semua lanjutkan perjalanan menggunakan bus agar memperlancar saja," ungkapnya. Menurutnya, jalur kereta api anjlok hingga pukul 20.00 WIB masih belum bisa dilalui, lantaran proses evakuasi belum usai.
Hujan dan kondisi tanah yang stabil membuat tim evakuasi berjibaku mengangkut dua gerbong kereta api tersebut.(mdk/has)