Gerak cepat SBY tangani kabut asap diapresiasi Singapura
Kondisi kabut asap di Singapura saat ini mulai berkurang, berbeda dengan minggu-minggu sebelumnya.
Pasca penanganan kebakaran hutan di Riau oleh pemerintah Indonesia, kini kabut asap di Singapura sudah mulai berkurang. Menurut Duta Besar Indonesia untuk Singapura Andri Hari, tindakan cepat Indonesia telah diapresiasi oleh Pemerintah Singapura.
"Sejak tindakan dari bapak Presiden, kondisi saat ini jauh berbeda dengan minggu-minggu sebelumnya. Sejak tanggal 2 Juli PSI di bawah 40, range baik," kata Andri saat melakukan telekonferensi dengan Presiden SBY di Istana Bogor, Jumat (5/7).
Andri menjelaskan, level pollutant standard index (PSI) saat pertama kali kabut asap memasuki Singapura mencapai 295, lalu PSI naik hingga level 401. Angka itu merupakan rekor terparah sepanjang sejarah.
"Ketika presiden mengambil tindakan PSI-nya turun menjadi 236. Ini cepat sekali, masyarakat Singapura surprise, Pemerintah RI cepat sekali atasi permasalahan ini," jelasnya.
Andri menambahkan, ke depan hubungan Singapura dan Indonesia bisa terjalin lebih baik lagi, pasca permasalahan kabut asap ini. "Alhamdulillah kami berterimakasih, penanganan cepat pemerintah Indonesia ini sangat dihargai masyarakat Singapura dan pemerintahannya," tandasnya.(mdk/has)