Gempa susulan 5,6 SR guncang Lombok Utara, tidak berpotensi tsunami
Gempa terjadi pada pukul 19:49 WIB
Gempa susulan berkekuatan 5,6 SR kembali mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) tepatnya di Lombok Utara. Gempa terjadi pada pukul 19:49 WIB. Berbeda dengan gempa sebelumnya, gempa susulan kali ini tidak berpotensi tsunami.
"Lokasi:8.28 LS,116.17 BT (15 km BaratLaut LOMBOKUTARA-NTB), Kedalaman:10 Km, tidak berpotensi tsunami," tulis akun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di akun twitter resminya, Minggu (5/8).
Sebelumnya, Gempa bumi berkekuatan 7.0 Skala Richter mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8). Gempa yang terjadi pada pukul 18.46 WIB itu juga dirasakan hingga sejumlah daerah di Jawa Timur dan Pulau Bali.
"Dirasakan (MMI) III Waingapu, II Sawahan, II-III Banyuwangi, V-VI Denpasar, IV Kuta, II-III Situbondo, V-VI Karangasem, V-VI Bima, II-III Malang," tulis akun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di akun twitter resminya, Minggu (5/8).
Pusat gempa terletak di 8,3 lintang selatan, 116,48 bujur timur Kabupaten Lombok Utara dengan kedalaman 15 kilometer.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan daerah Lombok Barat bagian Utara dan Lombok Timur bagian Utara berstatus waspada.
Maka dari itu, Sutopo mengimbau kepada warga yang tinggal di daerah tersebut untuk menjauhi pantai karena gempa bumi ini berpotensi tsunami.
Baca juga:
Gempa 7,0 SR guncang NTB terasa hingga Situbondo dan Malang
Gempa 7 SR potensi tsunami, warga Lombok jauhi pantai
Gempa 7,0 SR, Lombok Barat bagian Utara & Lombok Timur bagian Utara berstatus waspada
Gempa 7 SR di NTB, tsunami terdeteksi di Pantai Carik dan Badas
Gempa 7 SR di NTB, peringatan dini tsunami diberlakukan
Kaget ada gempa 7 SR di NTB, sejumlah warga Mataram pingsan