Gempa, polisi berhamburan keluar dari Mapolres Tangsel
Gempa berkekuatan 6.1 SR, sebelumnya disebut BMKG 6.4 SR, terjadi di kawasan Lebak, Banten. Guncangan akibat gempa juga terasa hingga Mapolres Tangerang Selatan. Para pengunjung dan personel polisi pun langsung berhamburan.
Gempa berkekuatan 6.1 SR, sebelumnya disebut BMKG 6.4 SR, terjadi di kawasan Lebak, Banten. Guncangan akibat gempa juga terasa hingga Mapolres Tangerang Selatan. Para pengunjung dan personel polisi pun langsung berhamburan.
"Saya lagi jaga di pos, saya kira tadinya hanya perasaan saja. Tahunya teman saya juga merasakan yang sama," kata salah seorang petugas polisi yang berjaga, Selasa (23/1).
Cecep, wartawan yang biasa bekerja di Mapolres Tangsel pun merasakan hal serupa. Menurut dia, goncangan yang dirasa cukup kencang.
"Tadi sedang di kantin tiba-tiba terasa ada yang goyang, dan terasa goyangannya kencang, memang tidak terlalu lama," katanya.
Setelah berhamburan keluar gedung, para polisi dan pengunjung kembali masuk ke gedung Polres berlantai 5 itu.
"Aktivitas normal, cukup berhati-hati saja," kata Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widianto.
Hal sama juga terasa sampai di Bandara Soekarno-Hatta. Deni pegawai Angkasa Pura II Bandara mengaku langsung keluar dari ruangnya bekerja.
"Semua langsung pada keluar, sekitar 10 menit di luar, kita kembali ke ruangan," kata dia.
Menurut dia, guncangan akibat gempa begitu terasa. Dia yang berada di lantai dasar mengaku tak sadar, namun karena guncangan yang kuat akhirnya dia tersadar.
"Awalnya enggak ngeh, saya lihat dari kaca pada berlarian, maka benar dugaan saya ini gempa," katanya.
Baca juga:
Gempa di Banten, atap aula sekolah Cahaya Madani di Pandeglang ambruk
Kepanikan pekerja kantoran saat gempa di Jakarta
Gempa, kaca di Gedung DPR bergetar keras
Pemeriksaan Setnov di gedung KPK terpaksa dihentikan akibat gempa
Gempa, pegawai Pemkot Bekasi pingsan dievakuasi ke RSUD