Gempa Larantuka, BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami terkait gempa magnitudo 7.4 di Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami terkait gempa magnitudo 7.4 di Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Peringatan tsunami dicabut dan telah berakhir," kata kepala BMKG Dwikorita dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (14/12).
Hal ini setelah BMKG melakukan pemantauan selama satu hingga dua jam terkait gempa yang terjadi di Larantuka tersebut.
Dikutip dari laman resmi BMKG di twitter, informasi berakhirnya peringatan dini tsunami tersebut dikabarkan sekira pukul 12.29 WIB.
Sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 7.4 mengguncang Larantuka pada pukul 10.20 WIB. Tercatat gempa susulan juga beberapa kali terjadi.
Akibat gempa tersebut, warga sempat menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi. Selain itu sejumlah bangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan rusak.
Baca juga:
Cerita Warga Maumere Rasakan Gempa Dahsyat Magnitudo 7,4
Getaran Gempa di Larantuka Dirasakan Warga Taliwang Sumbawa Barat
Pagar Sekolah di Kepulauan Selayar Roboh akibat Gempa Larantuka
Gempa M 7,4 di Larantuka NTT, Tsunami 0,07 Meter Terdeteksi di Marapokot dan Reo
Dampak Gempa Larantuka, Warga Adonara Mengungsi ke Gunung
Gempa Magnitudo 7,5 di NTT, Bulukumba Waspada dan Kepulauan Selayar Siaga Tsunami