Gempa di Jatim: 16 Wilayah Terdampak, 39 Warga Luka dan 8 Meninggal
Ada 16 kabupaten dan kota terdampak gempa di Jawa Timur. Yakni Kota Blitar, Kota Malang, Kota Kediri, Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan dan Blitar. Kemudian Kabupaten Jember, Tulungagung, Batu, Nganjuk, Pacitan, Bondowoso, Trenggalek, Probolinggo dan Ponorogo.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati mengatakan, jumlah korban luka-luka akibat gempa dengan magnitudo 6,1 yang mengguncang Jawa Timur pada Sabtu (10/4) pukul 14.00 WIB bertambah. Sebelumnya masih 36 orang, kini bertambah menjadi 39 orang.
"Korban luka-luka 39 orang," jelasnya dalam konferensi pers, Minggu (11/4).
Sebanyak 39 Korban luka-luka ini tersebar di enam kabupaten dan kota. Rinciannya, 15 orang luka-luka di Lumajang, Malang 8, Blitar 11, Tulungagung 1, Jember 2 dan Kota Blitar 2.
Selain itu, jumlah rumah rusak akibat gempa tersebut juga meningkat. Sebelumnya masih 1.189, kini meningkat menjadi 2.830 unit. Adapun rincian rumah rusak yakni 624 rusak berat, 845 rusak sedang dan 1.361 rusak ringan.
"Tercatat ada juga 179 fasilitas umum rusak," sambungnya.
Raditya menambahkan, ada 16 kabupaten dan kota terdampak gempa di Jawa Timur. Yakni Kota Blitar, Kota Malang, Kota Kediri, Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan dan Blitar. Kemudian Kabupaten Jember, Tulungagung, Batu, Nganjuk, Pacitan, Bondowoso, Trenggalek, Probolinggo dan Ponorogo.
Sebelumnya, Raditya melaporkan delapan orang meninggal dunia akibat gempa di Jawa Timur. Lima di antaranya teridentifikasi meninggal dunia di Kabupaten Lumajang, tiga lainnya di Kabupaten Malang.
(mdk/noe)