Gempa di Banten, atap aula sekolah Cahaya Madani di Pandeglang ambruk
Iip mengatakan, saat gempa terjadi dia tengah mengajar di kelas. Siswa sempat panik saat merasakan guncangan gempa. Mereka berhamburan ke luar kelas untuk menyelamatkan diri.
Gempa bumi berkekuatan 6,1 skala richter (sebelumnya BMKG menginformasikan 6,4 skala richter) mengguncang kawasan Banten dan sekitarnya. Kuatnya guncangan gempa mengakibatkan atap gedung serba guna Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), Pandeglang, Banten, ambruk.
"Betul itu di lantai dua Balai Penyelenggaraan Pendidikan Khusus yang rusak. Bangunan plafon atas ambruk. Kebetulan ruangan dalam kondisi kosong tidak ada siswa," kata Iip Rifai, salah satu guru, kepada wartawan melalui sambungan telpon, Selasa (23/1).
Iip mengatakan, saat gempa terjadi dia tengah mengajar di kelas. Siswa sempat panik saat merasakan guncangan gempa. Mereka berhamburan ke luar kelas untuk menyelamatkan diri.
"Siswa pada keluar kelas tadi," kata dia.
Kondisi terakhir, atap plafon menimpa kursi yang sudah tertata rapi. Ruang tersebut biasanya digunakan untuk kegiatan siswa.
"Kita kan sekolah khusus jadi ruang itu digunakan untuk siswa sesekali saja," kata dia.
Gempa juga mengakibatkan kerusakan bangunan rumah warga di beberapa titik di Kabupaten Pandeglang dan Lebak.
Baca juga:
Kepanikan pekerja kantoran saat gempa di Jakarta
Gempa, kaca di Gedung DPR bergetar keras
Pemeriksaan Setnov di gedung KPK terpaksa dihentikan akibat gempa
Gempa, pegawai Pemkot Bekasi pingsan dievakuasi ke RSUD
Mobil polisi tertimpa plafon kantor Bareskrim saat gempa goyang Jakarta
Gempa 6,4 SR, Wagub Sandiaga lari keluar kantor
Dikawal ajudan, Wapres JK keluar ruangan saat gempa guncang Jakarta