Gempa 5,1 SR guncang Kota Palu, warga berhamburan keluar rumah
Di Pasar Inpres Manonda Kota Palu tampak pedagang dan pembeli riuh dan berhamburan di depan kios maupun ruko tempat mereka berdagang. Gempa ini terasa hanya sekali namun hentakannya keras dengan durasi satu detik sehingga mengejutkan dan membuat orang-orang berlarian keluar rumah.
Gempa bumi berkekuatan 5,1 skala richter (SR) mengguncang Kota Palu dan sekitarnya. Getaran dirasakan pukul 07.20 Wita.
Dikutip dari Antara, Sabtu (22/9), menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik gempa berada di 0.83 Lintang Selatan (LS) dan 119.83 Bujur Timur (BT).
"Gempa berada di sembilan kilometer Barat Laut Palu - Sulteng dengan kedalaman 10 kilometer,"tulis BMKG dalam pengumuman resminya , Sabtu pagi (22/9).
BMKG menyatakan gempa 5.1 SR tidak berpotensi menyebabkan tsunami. Hingga saat ini belum diketahui dampak yang diakibatkan gempa yang menggoyang warga Palu selama beberapa detik itu.
Di Pasar Inpres Manonda Kota Palu tampak pedagang dan pembeli riuh dan berhamburan di depan kios maupun ruko tempat mereka berdagang akibat gempa 5.1 SR.
"Ia, kami di sini juga merasakan gempa," ujar salah satu pedagang sembako, Ardin.
Gempa ini terasa hanya sekali namun hentakannya keras dengan durasi satu detik sehingga mengejutkan dan membuat orang-orang berlarian keluar rumah.
Baca juga:
Pemerintah beri relaksasi penanganan debitur terdampak gempa Lombok
Usai gempa Lombok, jalur pendakian Gunung Rinjani masih bagus
Masih belajar di lapangan, pelajar harap pemerintah segera rehab sekolah
Kadin NTB buka toko bahan bangunan permudah masyarakat bangun rumah pasca gempa
Jurus PUPR kebut pembangunan rumah korban gempa tanpa libatkan kontraktor
BNPB sebut dana pemulihan paska gempa Lombok Rp 8,6 triliun
Kemenhub bakal lakukan reformasi logistik, perbaiki ekonomi NTB