Gelombang tinggi melanda pantai selatan Yogyakarta
Gelombang tinggi melanda pantai selatan Yogyakarta.Gelombang tinggi yang menerjang wilayah Pantai Selatan DIY mengakibatkan abrasi di sejumlah titik. Salah satunya di Pantai Baron, Gunungkidul.
Gelombang tinggi yang menerjang wilayah Pantai Selatan DIY mengakibatkan abrasi di sejumlah titik. Salah satunya di Pantai Baron, Gunungkidul.
Koordinator Tim SAR Korwil II Gunungkidul, Marjono menuturkan, gelombang setinggi 17 kaki terjadi Senin (5/6) dini hari. Gelombang ini menyebabkan aliran sungai bawah tanah yang bermuara di Pantai Baron menjadi berubah arah.
"Sebelumnya aliran sungai mengalir ke arah selatan. Terkena gelombang ombak tinggi jadi mengalir ke timur. Penyebab perubahan karena aliran sungai tertahan oleh gelombang," papar Marjono saat dihubungi, Senin (5/6).
Marjono menyebutkan, gelombang tinggi juga menyebabkan terjadinya abrasi sepanjang 100 meter. Abrasi ini menyebabkan ada pulau pasir baru yang muncul.
"Menurut informasi, gelombang tinggi masih akan terus berlangsung hingga Selasa (6/6) mendatang. Diperkirakan gelombang tinggi akan muncul kembali pada Kamis (8/6). Gelombang tinggi diperkirakan akan naik kembali tetapi tidak mencapai 10 feet," jelas Marjono.
Marjono mengimbau para wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Pantai Selatan DIY, khususnya ke Pantai Baron, agar tetap waspada dan tidak mandi atau bermain air di pantai dulu.
"Gelombang tinggi juga menyebabkan kapal nelayan di Pantai Baron dan Pantai Drini harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Warga yang berjualan di pinggir pantai pun juga harus mengevakuasi dagangannya karena gelombang tinggi yang menghantam pesisir pantai," kata Marjono.
(mdk/noe)