Gelombang Tinggi Capai Dua Meter, Kapal Penyeberangan di Aceh Balik ke Pelabuhan
Cuaca buruk melanda perairan Simeulue, Aceh, mengakibatkan kapal penyeberangan KMP Teluk Singkil terpaksa putar kemudi balik ke Pelabuhan Kolok Sinabang, usai berlayar sejauh 20 mil.
Cuaca buruk melanda perairan Simeulue, Aceh, mengakibatkan kapal penyeberangan KMP Teluk Singkil terpaksa putar kemudi balik ke Pelabuhan Kolok Sinabang, usai berlayar sejauh 20 mil.
"Kapal Teluk Singkil berlayar menuju pelabuhan Labuhan Haji, Aceh Selatan, terpaksa balik haluan karena cuaca ekstrem," kata Kepala Pelabuhan Kolok Sinabang, Hendra Wijaya, Selasa (26/7).
Dia menjelaskan, kapten kapal terpaksa balik ke pelabuhan Kolok Sinabang lantaran tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan. Meski laju kapal telah dikurangi 2,3 knots, namun pada 20 mil perjalanan cuaca semakin tampak memburuk.
Hendra menyebut kondisi angin saat itu mencapai 40 knots dari arah barat, dan gelombang air laut mencapai 2,5 meter.
Dia mengatakan, usai batal berangkat, jadwal keberangkatan KMP Teluk Singkil ke pelabuhan Labuhan Haji diganti ke hari Rabu, (27/7) besok sekitar pukul 13.00 WIB.
Selain itu di hari yang sama, KMP Aceh Hebat 3 juga dijadwalkan berangkat dari pelabuhan Kolok Sinabang menuju Aceh Singkil pukul 11.00 WIB.
"Mudah-mudahan besok cuaca membaik untuk melanjutkan pelayaran," ujar Hendra Wijaya.
Baca juga:
Cuaca Buruk Masih Terjadi di Laut Selatan Banten, Ini Imbauan BPBD ke Wisatawan
Tinjau Lokasi Terdampak Gelombang Tinggi Pantai Depok, Ini Keinginan Sri Sultan HB X
Gelombang Pasang Laut Selatan Merusak Puluhan Warung di Pantai Depok Bantul
Jenis-Jenis Gelombang Laut, dari yang Terkecil hingga Terbesar
Puluhan Rumah di Palabuhanratu Rusak akibat Gelombang Tinggi
Gelombang Tinggi Perairan Bali Sebabkan Kendaraan di Kapal Penyeberangan Rusak