LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gegana cek mobil mencurigakan pakai robot, tahunya kendaraan mogok

Gegana cek mobil mencurigakan pakai robot, tahunya kendaraan mogok. Menggunakan palu, tim Gegana langsung memecah kaca mobil. Saat memecah kaca, tiba-tiba dari balik kerumunan massa yang menonton, seorang lelaki paruh baya berkaos kuning berteriak. "Itu mobil saya. Itu mobil saya. Itu mobil mogok." kata pria itu.

2016-11-02 16:32:46
benda mencurigakan
Advertisement

Sebuah mobil SUV jenis Honda Stream, tanpa identitas terparkir di Jalan Parangtritis Km 11, Bantul, atau sekitar 3 km dari lokasi ledakan bom rakitan pada Selasa kemarin. Merasa curiga, polisi menerjunkan tim gegana memeriksa mobil tersebut.

Pantauan merdeka.com di lokasi, Rabu (2/11), mobil berwarna abu-abu dengan pelat nomor AD 9173 SD sudah digaris polisi. Puluhan polisi bersiaga di lokasi sambil menunggu Tim Gegana Polda DIY datang.

Setibanya di lokasi, robot MK 3 yang biasa digunakan untuk mendeteksi dan menjinakkan bom langsung digunakan untuk memeriksa mobil yang dianggap mencurigakan tersebut. Setelah melakukan pemeriksaan dengan robot MK 3, tidak menemukan apapun.

Tim Gegana Polda DIY kemudian menerjunkan salah seorang anggotanya yang menggunakan baju khusus penjinak bom untuk memeriksa bagian dalam mobil.

Menggunakan palu, tim Gegana langsung memecah kaca mobil. Saat memecah kaca, tiba-tiba dari balik kerumunan massa yang menonton, seorang lelaki paruh baya berkaos kuning berteriak.

"Itu mobil saya. Itu mobil saya. Itu mobil mogok."

Pria tersebut kemudian langsung diamankan oleh polisi yang berjaga. Pria yang belakangan diketahui bernama Nanang Purwadi, warga Gemolong, Sragen, Jawa Tengah menjelaskan kepada petugas kepolisian bahwa mobil yang dianggap mencurigakan itu merupakan mobil miliknya yang mogok.

Sembari membawa onderdil untuk memperbaiki mobilnya yang mogok, Nanang menunjukkan STNK mobil sebagai bukti kepemilikan.

Mengetahui ada pemilik mobil, petugas berpakaian khusus penjinak bom segera berhenti dan meninggalkan mobil. Pemeriksaan bagian dalam mobil kemudian dilakukan oleh beberapa orang polisi didampingi oleh Nanang sang pemilik mobil.

"Mobil saya itu kemarin dipinjam teman, Senin (31/10). Mau untuk main ke Pantai Parangtritis. Namun mobil malah mogok karena koplingnya bermasalah. Terus ditaruh saja di situ," cerita Nanang kepada merdeka.com.

Setelah melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan bahan peledak maupun benda yang membahayakan, mobil milik Nanang kemudian diderek dan dibawa ke Polres Bantul untuk diperbaiki.

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo, pihak kepolisian awalnya mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya mobil yang mencurigakan dan tak diketahui pemiliknya di Jalan Parangtritis Km 11. Mobil tersebut sudah dua hari terparkir di tempat itu.

"Mobil sempat ditunggui oleh anggota polisi. Tapi pemiliknya tidak datang dan tidak diketahui siapa orangnya. Kita tidak mau ambil resiko. Makanya kita cek mobilnya," jelas Anggaito.(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.