Gedung Hambalang amblas, teguran Tuhan untuk KPK
"Peristiwa amblesnya proyek Hambalang ini suara dari langit agar KPK lebih serius," ujar Bambang Soesatyo.
Anggota Komisi III DPR. RI, Bambang Soesatyo mengharapkan dengan amblesnya salah satu bangunan proyek Hambalang, bukan pertanda buruk bakal ‘ditenggelamkannya’ kasus Hambalang. Menurut Bambang, momen ini harusnya menjadi peringatan penting bagi KPK untuk mempercepat penuntasan kasus korupsi Hambalang.
"KPK jangan mengabaikan peristiwa alam ini. Amblesnya gedung ini pertanda bahwa alam pun sudah mulai resah dengan bertele-telenya penyelesaian kasus Hambalang. Ini tamparan buat KPK supaya bekerja lebih serius, kalau KPK-nya memble, ya tutup buku sajalah," kata Bambang kepada wartawan di Jakarta, Senin, (28/5).
"Amblesnya proyek Hambalang ini sudah bisa dijadikan pintu masuk KPK untuk menjerat Andi Malarangeng dan pelaksana proyeknya. Ini petunjuk Tuhan untuk menjawab kegamangan jubir KPK," tambahnya dengan tegas.
Politisi Golkar ini juga menilai bahwa amblesnya bangunan Hambalang merupakan peringatan dari Tuhan. Agar KPK lebih serius dan bekerja keras.
"Saya percaya, peristiwa amblesnya proyek Hambalang ini suara dari langit agar KPK lebih serius dalam menyelesaikan kasus Hambalang. Alam sudah mulai campur tangan karena aparat penegak hukumnya tidak serius," pungkasnya.
Kamis Malam tanggal 24 Mei 2012, tanah di dua bangunan dalam lokasi proyek sport center Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, amblas. Hujan yang mengguyur seharian dengan derasnya membuat tanah di lokasi tersebut amblas dan dua bangunan yang berada diatasnya pun ambruk. Dua bangunan tersebut yakni Lapangan Indoor dan Power House di zona 3.
Sementara itu Menpora Andi Mallarangeng berkali-kali membantah tak terlibat korupsi proyek Hambalang.(mdk/ian)