LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gedung bundar LIPI direnovasi, ratusan peneliti mengungsi

"Kalau ada kegiatan di auditorium lantai dasar butuh listrik cukup besar, maka AC sentral dimatikan," kata Asvi.

2014-01-28 07:45:00
Pendidikan
Advertisement

Gedung Widya Graha atau gedung bundar milik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sedang mengalami perbaikan. Sebab gedung yang berusia 30 tahun lebih itu dianggap sudah tidak layak pakai.

Salah seorang yang mengaku bekerja di LIPI selama puluhan tahun, Asvi Warman Adam, melaporkan hal tersebut. Menurut dia, kondisi gedung itu sudah mengalami kerusakan dari berbagai segi.

"Plafon rusak, beberapa toilet tidak berfungsi, listrik sering mati, kalau ada kegiatan di auditorium lantai dasar yang membutuhkan listrik cukup besar, maka AC sentral dari lantai dua sampai sebelas tidak bisa dihidupkan," kata Asvi lewat surat pembaca yang di terima merdeka.com beberapa waktu lalu.

Selain itu, kata Asvi, ratusan peneliti yang menduduki gedung tersebut, kini keberadaannya di Bogor. Mereka harus dipindah, sebab sedang mengalami renovasi.

"Mulai Februari 2014 sekitar 400 orang peneliti dan staf administrasi pada lima pusat penelitian politik, ekonomi, kebudayaan, kependudukan dan kewilayahan akan mengungsi ke Bogor," jelasnya.

Mendapat hal itu, merdeka.com mendatangi gedung tersebut. Pantauan kami, kondisi gedung itu tampak luar tidak ada kerusakan. Tiap pilar gedung terdapat colokan listrik, setelah dicoba masih berfungsi baik.

Untuk mengetahui kondisi di dalam sebenarnya, salah satu staf teknik yang enggan menyebutkan nama membenarkan beberapa hal itu. Menurut dia, kondisi di dalam memang sedang mengalami renovasi.

Dia melanjutkan, gedung tersebut sudah mengalami kebocoran yang berbahaya. Sebab, di atas langi-langit terdapat banyak listrik.

"Iya lagi direnovasi dalamnya, luarnya kan sudah. Plafon-nya memang sudah rusak gitu. Kebocoran terus. Bahaya kena listrik," katanya kepada merdeka.com, Senin (27/1).

Terkait para peneliti yang dipindahkan ke Bogor, hal itu dibenarkan oleh staf teknik tersebut. Tetapi dia tidak tahu berapa jumlah tepatnya yang dipindahkan.

Dia menceritakan, salah satu kondisi ruangan peneliti politik, Ikrar Nusa Bakti, mengalami kerusakan. Terutama pada langit-langit ruangannya dan menyebabkan kebocoran.

"Pak Ikrar itu ruangannya sering bocor. Kan plafon-nya juga pada rusak gitu. Makanya dipindah untuk sementara," ujarnya.(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.