LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gatot ingatkan masyarakat gunakan media sosial secara bijak

Di hadapan ratusan peserta acara tersebut, Gatot mengatakan, agar pengguna sosial media dapat merujuk surat Al-Hujarat ayat 6, 11 dan 12. Di mana dalam surat tersebut, masyarakat harus dapat tabayun, melarang untuk mencela, menghina dan merendahkan orang lain.

2018-05-29 01:46:00
Gatot Nurmantyo
Advertisement

Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo mengajak masyarakat khususnya kaum milenial untuk dapat menggunakan sosial media dengan baik dan benar. Pernyataan ini disampaikan kala dia menghadiri pengajian Ramadan yang digelar oleh Pemuda (PP) Muhammadiyah di Universitas Uhamka, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Di hadapan ratusan peserta acara tersebut, Gatot mengatakan, agar pengguna sosial media dapat merujuk surat Al-Hujarat ayat 6, 11 dan 12. Di mana dalam surat tersebut, masyarakat harus dapat tabayun, melarang untuk mencela, menghina dan merendahkan orang lain.

"Serta bisa menghindari prasangka dan gibah. Niscaya kita dapat gunakan sosial media dengan bijak agar kita termasuk dalam orang-orang yang beruntung," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (28/5).

Advertisement

Gatot mengungkapkan, semua posting-an di sosial media harus dapat diubah dengan sifat yang mencerahkan dan bisa dipertanggungjawabkan. "Lalu juga tidak bertentangan dengan ajaran agama serta norma sosial dan etika ke Indonesia-an untuk mewujudkan soliditas," imbuhnya.

Selain itu dalam kesempatan yang sama, Gatot menyinggung masalah persatuan agar jangan sampai terkoyak. Persatuan Islam dan nasionalis mampu melahirkan negara kesatuan republik Indonesia.

"Nah sekarang semua tergantung kita bersatu kembali seperti perjuangkan kemerdekaan dengan semboyan Merdeka atau mati. Saya katakan itu lantaran semakin ke sini jurang semakin terpisah. Namun kalau kita kembali ke masa nuansa kemerdekaan maka kita akan bersatu. Persatuan umat Islam dan nasionalis akan membawa kejayaan dan kebangkitan untuk negeri," tegas Gatot.

Advertisement

Gatot mengingatkan, persatuan lahir karena dialog tanpa henti dan kesadaran kuat untuk hidup bersama. Hal ini untuk menjamin adanya keadilan dan kepastian hukum dan semua hukum itu untuk manusia.

"Mari luruskan syaf dan rapatkan barisan dalam jaga Indonesia. Kita jangan memikirkan presiden dan wakil presiden nya tetapi bagaimana cara koalisi umat yang buat rakyat Indonesia ini menang. Satukan Hati Untuk Indonesia," tutupnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.