Gara-gara Utang, Warga Musi Banyuasin Tebas Leher Teman Hingga Tewas
Pelaku bermaksud menagih utang kepada temannya itu sebesar Rp 1 juta yang berjanji akan mengembalikan sehari setelah meminjam. Enam kali ditagih, korban belum juga membayar hingga terjadilah cekcok mulut dengan pelaku lantaran korban mengeluarkan kata-kata kasar.
Kasus pembunuhan sadis kembali terjadi di wilayah hukum Polda Sumsel, tepatnya di Musi Banyuasin. Kali ini seorang warga, Fitriyadi (29) nekad menebas leher temannya sendiri, Aswani (33) hingga tewas.
Peristiwa itu terjadi di kampung mereka di Desa Lubuk Bintialo, Kecamatan Batang Hari Leko, Sabtu (9/2) dini hari. Masalahnya terbilang sepele, yakni gara-gara utang.
Pelaku bermaksud menagih utang kepada temannya itu sebesar Rp 1 juta yang berjanji akan mengembalikan sehari setelah meminjam. Enam kali ditagih, korban belum juga membayar hingga terjadilah cekcok mulut dengan pelaku lantaran korban mengeluarkan kata-kata kasar.
Terlanjur kalap, pelaku mengambil sebilah golok yang sudah disiapkan di samping tempat duduk. Tanpa banyak bicara, pelaku menebas leher korban dari belakang.
Warga yang mengetahui kejadian itu membawa korban ke Puskesmas, sedangkan pelaku kabur. Namun korban meninggal dunia dalam perjalanan.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti mengungkapkan, pelaku diringkus saat bersembunyi di kediaman pamannya yang masih sekampung beberapa jam usai kejadian. Tersangka pun mengakui telah menghabisi nyawa temannya saat menagih utang.
"Motifnya karena utang satu juta. Saat ditagih, korban justru berkata kasar. Karena itulah tersangka emosi dan membacoknya," ungkap Andes, Sabtu (9/2).
Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 340 juncto Pasal 338 dan Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup. Barang bukti disita golok sepanjang 35 cm bersama sarungnya, dan beberapa pakaian korban berlumuran darah.
"Tersangka dikenakan pasal pembunuhan berencana karena telah menyiapkan senjata saat menemui korban," katanya.
Baca juga:
Hendak Melayat, Pegawai Honorer Koperasi Lanud di Makassar Tewas Ditikam Pakai Badik
Kesal Anaknya Terus Menangis, Slamet Pukul Korban Hingga Tewas
Kesal Tak Diberi Uang Usai Perbaiki Motor, Andi Lala Bunuh Tetangga
Kakek 89 Tahun Divonis 4 Tahun Penjara Lantaran Tembak PSK karena Tak Dilayani
Pria di Babel Bunuh Selingkuhan Istri, Mayatnya Digotong ke Kantor Polisi
Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Anak Punk di Pamulang
Pembunuhan Anak Punk Bermotif Dendam, Tiga Pelaku Diciduk