LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gara-gara rebutan ember, Nenek Rukhani tewas di tangan keponakan

Korban meregang nyawa dengan enam luka tusukan.

2016-07-12 17:06:00
Pembunuhan
Advertisement

Rukhani, seorang nenek berusia 62 tahun warga Dukuh Argopuro RT 4 RW 2, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ditemukan tewas dengan banyak luka tusuk di tubuh, Selasa (12/7) sekitar pukul 06.30 WIB. Pelaku pembunuhan adalah Ariyanto alias Ari Gunawan (26), yang tidak lain adalah keponakan korban dan tinggal serumah denganya.

Kakak korban, Djusnadi yang merupakan saksi mata kejadian mengungkapkan awal mula kejadian dipicu saat pelaku dan korban berebut ember plastik atau timba sumur yang ada di belakang rumah.

"Gara-garanya hanya soal sepele. Karena saling rebutan ember atau timba air sumur yang ada di belakang rumah, mereka terlibat perkelahian atau cekcok," ungkap Djusnadi, Selasa (12/7).

Jengkel korban tidak mau memberikan ember yang diminta pelaku, akhirnya pelaku emosi dan mengambil pisau dapur. Kemudian langsung menusuk korban berkali-kali.

"Untuk luka tusukan yang ada di tubuh korban, kalau tidak keliru ada enam tusukan. Luka itu di antaranya ada pada bagian rusuk kiri, dada kanan dan kiri, leher dan dagu atas serta dagu bawah," terang Djusnadi.

Usai membabibuta, pelaku kemudian berupaya melarikan diri. "Pelaku langsung melarikan diri dengan membawa tas. Enggak tahu apa isinya," imbuh Djusnadi.

Kepala Desa Hadipolo, Wawan Setiawan mengungkapkan, korban Rukhani merupakan warganya yang tidak memiliki suami dan anak.

"Korban juga mengalami gangguan bicara. Kalau bicara agak terbata-bata," ungkapnya.

Kemudian, pelaku di lingkungan tempat dia dikenal sebagai orang yang kasar dan tidak pernah bergaul dengan tetangga sekitar.

"Pelaku juga tidak pernah bersosialisasi dengan warga dan memang temperamentalnya tinggi. Selain itu, pelaku diketahui selama ini kerjanya jadi pengamen," pungkasnya.

Petugas Sat Reskrim Polres Kudus begitu menerima laporan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Saat ini, kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh pelaku masih ditangani oleh Polres Kudus, Jawa Tengah.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.