LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gara-gara puntung rokok, 20 hektar laham Pemda Bengkalis terbakar

Syafril mengatakan, api cepat merambat karena semak belukar yang kering dan mudah terbakar, terlebih lagi lahan kosong yang berlokasi di Jalan Batin Alam Desa Sungai Alam tersebut merupakan tanah gambut.

2017-04-24 08:47:02
Kebakaran Hutan
Advertisement

Tim gabungan dari pihak Kepolisian, TNI, Masyarakat Peduli Api serta pemadam kebakaran (Damkar) Bengkalis, Provinsi Riau terus berupaya memadamkan kebakaran yang menghabiskan puluhan hektar lahan milik Pemerintah Daerah Bengkalis.

"Saat ini bersama tim gabungan masih melakukan pemadaman, jika tidak dilakukan maka dikhawatirkan akan sampai ke pemukiman penduduk," kata Kapolsek Bengkalis, AKP Syafril Thalip yang juga ikut memadamkan api, Minggu (23/4) malam. Seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, api cepat merambat karena semak belukar yang kering dan mudah terbakar, terlebih lagi lahan kosong yang berlokasi di Jalan Batin Alam Desa Sungai Alam tersebut merupakan tanah gambut.

Sementara itu, kasi pemadam kebakaran Damkar Bengkalis, Muhamad Yunus menyebutkan, api sulit dipadamkan karena lokasi kebakaran yang lumayan jauh dari jalan, sehingga menggunakan selang dari jarak jauh.

Beruntung juga ada air di parit, jadi kita mudah mendapatkan air dikarenakan juga masih musim penghujan di sini, tim masih melakukan pemadaman, semoga malam ini hujan lebat sehingga kebakaran tidak cepat merambat, kata Yunus.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini kebakaran sudah melebihi 20 hektar.

"Belum tahu sebab kebakaran ini, tapi jika dilihat dari mulanya terbakar ini kemungkinan besar orang yang sembarangan membuang puntung rokok, bisa jadi orang yang sedang berburu atau memancing," kata dia.

Ia menjelaskan, dirinya sering melakukan pemantauan di daerah itu.

"Saya sering memantau disini, terkadang banyak orang memancing di daerah ini," katanya.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.