LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Gara-gara demo jadi enggak bisa foto bareng Ahok'

Tidak semua warga menolak kehadiran Ahok. Ada warga yang menyayangkan aksi penolakan yang dilakukan saat Ahok menyambangi mereka. Apalagi sebagian dari mereka menikmati program Pemprov DKI. Ada pula warga yang kecewa karena tidak sempat berfoto dengan Ahok.

2016-11-02 20:12:00
Pilgub DKI
Advertisement

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama sempat disambut baik oleh warga Jalan Ayub, Sukabumi Utara, Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (2/11).‎ Namun keadaan berubah drastis. Belum sempat bercengkrama, sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa, meminta Ahok keluar dari kampung mereka.

Tidak semua warga menolak kehadiran Ahok. Salah satunya Yeye (51), warga asli Betawi yang tinggal di Jalan Ayub menyayangkan aksi penolakan yang dilakukan saat Ahok menyambangi mereka.

"Saya sih nggak apa-apa Ahok ke sini, rakyat kan cuma ikutin doang apa yang dimau pemerintah. Kita cuma mau Jakarta aman siapapun gubernurnya," katanya di depan rumahnya, Rabu (2/11).

Advertisement

Dia menyayangkan aksi puluhan warga yang mendemo Ahok. Padahal sebagian besar mereka ikut merasakan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni Kartu Jakarta Pintar. Sehingga ini sangat kontradiktif antara sikap dengan fasilitas yang telah diterimanya.

"Yang demo juga rara-rata penikmat KJP tuh paling, anaknya di sekolah dapat bantuan. KJP dituntut, tapi pemimpinnya didemo gimana sih dia," terang Yeye.

Asia (52) juga berpandangan sama. Asia mengaku kecewa dengan aksi penolakan terhadap Ahok di kampungnya. Dia harus mengubur dalam-dalam keinginannya berfoto dengan Ahok. Sebab, Gubernur Jakarta nonaktif itu harus dievakuasi menggunakan mobil angkutan umum nomor 24 jurusan Ps. Kopro - Binus - Srengseng karena dikejar-kejar pendemo.

Advertisement

"Yah gara-gara ada demo jadi nggak foto (bareng Ahok) nih," ucap Asia.

Perempuan yang mengenakan jilbab itu berharap kondisi Jakarta damai hingga akhir Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Dia tak ingin perebutan kursi gubernur DKI malah menimbulkan perpecahan.

"Kita doain saja yang mana yang baik jadi pemimpin. Yang penting jangan ribut-ribut. Yang penting rakyat maunya adem-adem saja," ujarnya.

Untuk diketahui, Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama mendapatkan penolakan oleh puluhan orang saat menyambangi Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Padahal awalnya, dia ingin menyapa warga sekaligus akan melihat normalisasi Kali Sekretaris.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, Basuki atau akrab disapa Ahok tiba sekitar pukul 16.15 WIB. Awalnya dia nampak langsung menyapa warga sembari bersalaman dan berfoto. Namun, saat mantan politisi Gerindra ini memasuki Jalan Ayub, dari belakang rombongan ada puluhan warga yang menolak kedatangannya.

Habib Idrus Al-Ashi mengaku tidak terima saat aparat kepolisian melakukan pengawalan terhadap Ahok. Sebab mereka merasa tidak terima dengan kehadiran Ahok.

"Kita enggak terima kampung kita dimasuki penista agama. Kita enggak mau cari ribut tolong pak polisi bisa usir Ahok," katanya di Jalan Ayub, Jakarta Barat, Rabu (2/11).

Baca juga:
Ahok didemo dan dikejar warga, Djarot bilang 'jangan seperti itu ya'
Ahok terpaku didoakan ibu berhijab putih
Lihat video Ahok didemo & dievakuasi, Anies sebut 'this not good'
Ini reaksi Ahok dikejar warga sampai harus dievakuasi naik angkot
Demo tolak Ahok ricuh, Ketua RT 01 kena pukul pendemo
Blusukan ke Kebon Jeruk, Ahok didemo warga

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.