Gara-gara Bandara Samarinda Ditutup, Penumpang Lion Air Menunggu 18 Jam
Seharusnya pesawat terbang ke Surabaya pada Rabu sore pukul 17.50 Wita. Namun faktor cuaca dan keterlambatan pesawat tiba di Samarinda hingga operasional bandara tutup, membuat sebagian penumpang bermalam di ruang tunggu karena perjalanan kembali ke rumah terlalu jauh.
Lion Air dengan bernomor penerbangan JT665 akhirnya diterbangkan dari Bandara APT Pranoto Samarinda (SRI) ke Bandara Juanda Surabaya (SUB) siang ini. Sebelumnya penerbangan ini ditunda sebanyak 3 kali.
Seharusnya pesawat terbang ke Surabaya pada Rabu sore pukul 17.50 Wita. Namun faktor cuaca dan keterlambatan pesawat tiba di Samarinda hingga operasional bandara tutup, membuat sebagian penumpang bermalam di ruang tunggu karena perjalanan kembali ke rumah terlalu jauh.
"Saya pulang ke rumah. Sebagian penumpang dari daerah jauh seperti dari Bontang dan Kutai Timur, bertahan menginap di bandara," kata salah seorang calon penumpang Lion Air asal Samarinda, Nabila, dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (17/1).
Henie dan calon penumpang lainnya sudah berada di bandara sejak Rabu siang. Kemudian, mendapatkan penjelasan dari petugas Lion Air, pesawat dari Surabaya batal mendarat karena cuaca buruk akibat hujan, dan ketiadaan lampu runway di bandara Samarinda.
"Ditunda besok (hari ini) jam 7.15 Wita. Kemudian saya dapat pesan lagi, ditunda jam 8.50 Wita. Kemudian dapat pesan lagi, jam 10.50 siang ini. Jadi, yang nginap di bandara malam tadi, dapat nasi bungkus, tidak diberi alas. Untuk pagi ini tadi, dapat sarapan air mineral dan biskuit," tambah Nabila.
Bagi penumpang yang menginap di ruang tunggu, waktu yang mereka habiskan di bandara mencapai 18 jam.
Akibat keterlambatan ini, sejumlah penumpang yang memiliki agenda di Surabaya menjadi terganggu.
"Saya juga sudah pesan hotel di Surabaya batal dan sewa kendaraan di Surabaya, tidak terpakai 1 hari," ungkap Nabila.
Nabila menambahkan, landasan Bandara APT Pranoto semestinya bisa lebih siap melayani penerbangan dari dan ke Samarinda. "Saya pikir, landasan belum siap karena lampu (runway) belum ada. Itu sangat berbahaya kalau cuaca buruk," jelas Nabila.
Dia memperkirakan pesawat akan mendarat pukul 12.00 WIB di Surabaya.
Pihak bandara dan maskapai membenarkan pesawat batal mendarat di Samarinda dan beralih ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan.
Baca juga:
Kemenhub Janji Bakal Lengkapi Bandara APT Pranoto Samarinda Dengan Lampu Runway
Bandara Samarinda Sudah Tutup, Lion Air JT666 Terpaksa Mendarat di Balikpapan
Kemenhub Minta Pengelola Bandara Kawal Pemberlakuan Bagasi Berbayar
Gara-gara Drone Jadwal Penerbangan Bandara Tersibuk di Inggris Terganggu
Hari Sejuta Pohon, 2.019 Bibit Dibagikan ke Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta