LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ganjar Peringatkan Tidak Boleh Ada Joki Vaksinasi Covid-19

Ganjar mendukung langkah kepolisian menindak tegas warga yang menjadi joki vaksin di Kota Semarang. Menurut Ganjar, tindakan ini merugikan upaya pemerintah melindungi masyarakat.

2022-01-06 21:03:00
vaksin covid-19
Advertisement

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan alasan ekonomi maupun alasan lainnya untuk menjadi joki vaksin. Menurutnya, vaksinasi bukan sekadar mengejar target capaian statistik, tapi dalam rangka melindungi masyarakat

“Jangan sampai karena uang, kesempatan, terus kemudian main joki-jokian. Udahlah fair-fair saja. Karena ini kebutuhannya bukan soal pencapaian hanya target statistik, tapi ini untuk kesehatan dan melindungi masyarakat,” katanya ditemui usai meninjau vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kapal Perang KRI Surabaya 591 di Pelabuhan Tanjung Emas, Kamis (6/1).

Pihaknya mendukung langkah kepolisian menindak tegas warga yang menjadi joki vaksin di Kota Semarang. Menurut Ganjar, tindakan ini merugikan upaya pemerintah melindungi masyarakat.

Advertisement

“Kita kasih peringatan keras sekarang, tidak ada joki-jokian ya,” ungkapnya.

Baca juga:
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Pos Polisi
Ditanya Soal Pelaksanaan Vaksinasi Booster, Begini Tanggapan Dinkes Sumut

Masyarakat yang enggan divaksin lebih baik berkonsultasi dengan ahlinya. Jika ragu atau takut untuk vaksin, Ganjar meminta agar masyarakat menggali informasi lebih banyak.

Advertisement

“Kita tuh mau melindungi jadi jangan dijokiin. mending konsultasi saja, apa problemnya. Takut? Anak-anak tadi ada yang takut, sampai nangis. Begitu disuntik cus ternyata nggak sakit. Sama, udah terlanjur takut tapi kemudian nggak divaksin kan sayang, mending menurut saya tetap kita edukasi, konsultasi saja atau tidak usah pakai joki. Kalau ketemu joki vaksin lagi ya proses saja,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu di Semarang berinisial DS (41) tertangkap basah mengikuti vaksinasi dengan menggunakan kartu identitas orang lain di Puskesmas Manyaran, Kecamatan Semarang Barat, Senin (3/1). DS mengaku mau menjadi joki vaksin karena tergiur upah Rp500 ribu.

Baca juga:
Hasil Investigasi Gabungan, Kematian 2 Warga Bone Tidak terkait Vaksinasi
Hal-Hal Perlu Diperhatikan Sebelum Anak Divaksinasi Covid-19
Mengenal Lima Merek Vaksin Booster Covid-19
Vaksin Hampir Kedaluwarsa di Jabar Diberikan untuk Booster Nakes, TNI dan Polri
Ini Penyebab Terjadinya Lonjakan Covid di Negara-Negara yang Warganya Sudah Divaksin

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.