LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ganjar Pastikan Tak Hadiri Peringatan May Day di Jakarta Besok

Ganjar menyebut May Day di Jawa Tengah akan diperingati pada 5 Mei 2023. Sementara di Jakarta diperingati besok hari.

2023-04-30 22:58:37
Ganjar Pranowo
Advertisement

Gubernur Jawa Tengah sekaligus Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menegaskan, dirinya tidak akan hadir dalam peringatan hari buruh internasional atau May Day di Jakarta besok, Senin (1/5).

"Buruh enggak," kata Ganjar, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Minggu (30/4).

Ganjar menyebut May Day di Jawa Tengah akan diperingati pada 5 Mei 2023. Sementara di Jakarta diperingati besok hari.

Advertisement

Simak berita Ganjar Pranowo selengkapnya di Liputan6.com

"Kalau May Day di Jawa Tengah tanggal 5 rencananya, perayaannya tanggal 5. Kalau di sini kan Jakarta," imbuh dia.

Advertisement

Sebelumnya, Partai Buruh dan serikat organisasi buruh akan menggelar aksi demonstrasi memperingati hari buruh atau May Day pada 1 Mei 2023 besok. Massa akan menggelar demonstrasi di beberapa titik di Jakarta seperti kawasan Patung Kuda dan Istora Senayan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan persiapan May Day telah mencapai hampir 100 persen. Di DKI Jakarta sendiri ada 50 ribu buruh yang akan turun ke jalan.

"Ujung Pandang, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Timur turun sekitar 40 ribu orang, Yogyakarta. Ada 10 kota besar yang akan turun besar-besaran besok. Persiapannya sudah matang, sudah hampir 100 persen. Jadi kita hanya bertahan di patung kuda sekitar 3 jam, langsung bergerak ke Istora Senayan," kata Andi Gani, kepada wartawan, di Lapangan Panahan Senayan, Jakarta, Minggu (30/4).

Andi Gani menyebut dalam peringatan May Day tuntutan yang akan disuarakan adalah pencabutan Omnibus Law Cipta Kerja, pencabutan parliamentary threshold 4 persen, menolak upah murah, perhatikan buruh migran dan tangkapi seluruh mafia perdagangan orang.

"100 jiwa melayang dari luar negeri karena itu kami minta pemerintah bertindak tegas tangkap mafianya, tangkap siapapun oknum yang terlibat karena sudah terang benderang. Buktinya sudah sangat terang, jadi kalau masih juga tidak ditindaklanjuti, kami akan mempersiapkan aksi besar ke Istana kalau sampai mafia perdagangan orang tidak ditangkap," tegasnya.

Dalam kesempatan May Day besok, calon presiden (capres) Ganjar Pranowo diklaim dijadwalkan akan hadir. Dia adalah satu-satunya capres yang diundang oleh serikat buruh.

"Seorang calon presiden kemungkinan besar akan hadir di Istora Senayan. Presiden terkuat saat ini rencananya akan hadir, kita lagi nunggu konfirmasi sore ini apakah jadi atau tidak capres tersebut hadir di Istora Senayan. (Pak Ganjar ya?) Ya pokoknya elektabilitasnya paling tertinggi lah, iya Pak Ganjar," ucapnya.

Andi Gani secara terang-terangan menyebut bahwa mayoritas buruh mendukung Ganjar untuk Presiden 2024. Meski begitu, dukungan secara resmi disebut akan disampaikan Juni 2023.

"Saya tegaskan sebagian besar konfederasi buruh terbesar di Indonesia all out mendukung Ganjar Pranowo. Gubernur yang mau keluar bertemu buruh, yang mau berdialog apapun hasilnya. Seorang pemimpin mau menemui rakyatnya, mau menemui demonstran itu sangat luar biasa. Dialog langsung, tidak ada sekat, tidak ada batas, mau mendengarkan saja sudah luar biasa," imbuhnya.

"Saya pastikan baru diumumkan sekitar awal atau akhir Juni, tapi kalau kalian bertanya sinyalnya sudah jelas," tambah dia

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.