LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ganjar ingin ubah kurikulum bahasa Inggris dari 2 jam jadi 2 hari

Ganjar ingin ubah kurikulum bahasa Inggris dari 2 jam jadi 2 hari. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan lembaga pendidikan, terutama untuk siswa yang mengenyam pendidikan di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau kejuruan atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mampu dan menguasai bahasa Inggris.

2016-12-08 15:03:28
Ganjar Pranowo
Advertisement

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan lembaga pendidikan, terutama untuk siswa yang mengenyam pendidikan di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau kejuruan atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mampu dan menguasai bahasa Inggris.

Ganjar menginginkan selama dua hari dalam seminggu saat sehari-hari mengikuti pelajaran di sekolah untuk bisa berbicara bahasa Inggris.

Lihat Ganjar Pranowo di Liputan6.com

"Selama ini kan dalam seminggu kan mereka belajar (Bahasa Inggris) hanya dua jam. Mereka bilangnya sulit. Nah saya mendorong supaya diterapkan kurikulum (Bahasa Inggris) bisa seminggu dua hari penuh," ungkap Ganjar usai mengajar di SMK Jateng di Jalan Brotojoyo, Kota Semarang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Kamis (8/12).

Ganjar menilai pelajaran Bahasa Inggris ini, sangat diperlukan dan harus bisa dijadikan kebiasaan saat di bangku sekolah selama dua hari dalam seminggu. Maka, siswa akan dituntut untuk mempelajari Bahasa Inggris tersebut. Sehingga siswa akan terbiasa dengan Bahasa Inggris yang sangat penting.

"Persoalannya ini hanya soal kebiasaan saja. Kalau sudah bisa, saya nanti juga ingin ada bahasa lainnya seperti Jepang, Korea, Arab atau negara yang sering dikunjungi," ungkapnya.

Ganjar meminta program kurikulum ini nanti untuk bisa ditindaklanjuti dengan serius. Pasalnya, saat ini banyak siswa-siswi yang sudah tertinggal jauh terkait kemampuan berbahasa Inggris. Dengan penguasaan bahasa asing setidaknya siswa mampu bersaing pelajar dari negara lain.

"Selain itu siswa bisa mempelajari ilmu pengetahuan secara terbuka. Apalagi sekarang menghadapi MEA, persaingan global rata-rata (kita) kalah karena faktor penguasaan bahasa. Kalau bahasa bagus, membaca ilmu pengetahuan jadi bagus. Saya dorong agar jadi kebiasaan karena kalau sudah mudeng, kan gampang," tegasnya.

Usai mengajar, Ganjar meninjau beberapa infrastruktur yang ada di sekolah unggulan ini yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Jateng ini. Termasuk mengecek pembangunan gedung sekolah lantai 4. Siswa-siswi SMK Jateng itu sendiri adalah siswa pilihan yang diseleksi dari berbagai daerah di Jateng.

Selama mengenyam pendidikan di SMKN Jateng ini para siswa juga diasramakan di kawasan tersebut, sehingga mendorong perkembangan siswa dalam hal penguasaan keterampilan dan pengetahuan bisa lebih cepat dan terarah.

Baca juga:
Komisi X DPR setuju moratorium UN, tapi harus jelas kajiannya
Hampir semua partai setuju moratorium UN, tak sesuai UU Sisdiknas
Moratorium UN ditolak, PKB sebut Mendikbud tak mampu yakinkan Jokowi
Moratorium UN, pemerintah dinilai tak kompak malah ribut sendiri
Ganjar tinjau kembali putusan MA soal pembatalan izin pabrik semen

Advertisement
(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.