Ganjar Ancam Beri Sanksi kepada ASN yang Liburan di Tanggal Merah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengancam akan memberikan sanksi disiplin kepada aparatur sipil negara (ASN) yang nekat bepergian keluar kota saat libur Isra Miraj dan Nyepi 11-14 Maret akhir pekan ini. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran kasus Covid-19.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengancam akan memberikan sanksi disiplin kepada aparatur sipil negara (ASN) yang nekat bepergian keluar kota saat libur Isra Miraj dan Nyepi 11-14 Maret akhir pekan ini. Hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran kasus Covid-19.
"Mereka yang nekat liburan pasti akan kami panggil. Akan kami berikan sanksi disiplin, sebab semua harus sadar kalau setiap liburan itu ada penambahan kasus Covid-19. Maka ASN harus memberikan contoh kepada semua dengan tidak bepergian," kata Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa (9/3).
Tidak hanya kepada ASN, Ganjar juga meminta warga tidak pergi ke luar kota saat libur Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi nanti. Mereka diminta liburan di rumah bersama keluarga dan menghindari kerumunan.
"Kalau toh harus pergi, ya perginya di sekitar rumah saja, yang dekat-dekat. Hindari kerumunan, hindari mobilitas terlalu tinggi sehingga bisa menjaga diri semuanya," tegasnya.
Dia optimistis kebijakan mengurangi mobilitas saat libur nanti, dapat berjalan dengan baik. Sebab beberapa kali dilakukan uji coba, hasilnya menggembirakan.
"Untuk Jateng sih beberapa kali uji coba sudah lumayan berhasil, menurut saya bagus," tegasnya.
Baca juga:
Anies Baswedan Imbau Warga Jakarta Tak ke Luar Kota Saat Libur Panjang
Bank Indonesia Tetap Beroperasi Saat Cuti Bersama
Menkes Sebut Mobilitas Selama Liburan Tahun Baru Imlek Tak Terlalu Tinggi
Menkes Prediksi Angka Positif Kasus Covid Pada Imlek Tak Setinggi Libur Sebelumnya
Menko PMK Bakal Evaluasi Cuti Bersama 2021, Jumlah Libur akan Dikurangi
Menkes Sebut Positivity Rate Covid-19 Meningkat karena Hari Libur