LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ganja dalam keranjang jeruk dipesan narapidana lapas di Bandung

Ganja dalam keranjang jeruk dipesan narapidana lapas di Bandung. Kasubdit Reserse I Narkotika AKPB Calvin Simanjutak mengatakan, ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Menurut Calvin, K, berkomunikasi dengan seorang disebutnya sebagai abang yang diduga bandar untuk memesan ganja dan cair pada tanggal Senin (25/9).

2017-10-07 16:46:22
Ganja
Advertisement

Polisi kembali meringkus tiga pelaku terkait pengiriman ganja dalam 20 keranjang jeruk dengan tersangka AEL, pada Senin (25/9). Ketiga pelaku ini ada K yang tak lain seorang narapidana lapas di Bandung dan A serta D, seorang kurir.

Kasubdit Reserse I Narkotika AKPB Calvin Simanjutak mengatakan, ketiga pelaku memiliki peran masing-masing. Menurut Calvin, K, berkomunikasi dengan seorang disebutnya sebagai abang yang diduga bandar untuk memesan ganja dan cair pada tanggal Senin (25/9) lalu.

"Dia pesen barang si abang masukin barang, turunlah tanggal 25 September itu barang 250 kilogram," kata Calvin di Direktorat Reserse Narkotika, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/17).

Calvin melanjutkan, K kemudian menghubungi A untuk meminta ganja tersebut diantarkan. Pelaku A lantas mengajak D untuk mengantarkan ganja tersebut.

"Kemudian tersangka D ini diperintahkan oleh tersangka A atasnya, untuk mencari mau gak kerjaan, tersangka A setelah kita interogasi ternyata dia dipekerjakan oleh Tersangka K yang memesan barang langsung kepada pemiliknya (abang)," tukasnya.

Kemudian, A memerintahkan D untuk mencari kurir lagi untuk memperlancar pengiriman barang. Kurir tersebut ialah AEL, tersangka yang sudah ditangkap oleh kepolisian Senin (25/9) lalu.

"Yang napi tadi yang berinisial A itu, dia perintahkan si D. Si D untuk memperlancar lagi untuk menyiapkan siapa temannya lagi, barulah di situ ketemu tersangka AEL," sambungnya.

Setelah itu tersangka D memerintahkan AEL untuk mencari sopir dan alat transportasi untuk membawa 250 kilogram ganja tersebut.

"Tersangka AEL dulu yang kita ekspos terdahulu sudah kita amankan dia diperintahkan untuk mencari kendaraan dan sopir itulah mobil pikap dan pak Agus itu, yang memerintahkan adalah inisial D, inisial D ini mengatakan tolong cari sopir dan alat transportasi untuk membawa ganja sebanyak 250 kilogram tersebut," ujar Calvin.

Calvin melanjutkan, karena AEL tidak bisa mengendarai mobil, ia memanggil tersangka R yang kini masih diburu oleh kepolisian. Polisi hingga kini masih memburu tiga pelaku lainnya.

"DPO tinggal 3 satu inisial Pak Tua, tinggal 3 lagi. Yang bandar atas sudah kita tangkap semua, tinggal nanti kita kembangin lagi si K ini, tapi belum boleh kita publikasi, intinya kita sangat dibantu sama pihak lapas kemarin," pungkasnya.

Baca juga:
Komplotan pengedar ganja dalam keranjang jeruk kembali dibekuk
Tukul diciduk polisi karena edarkan ganja di Sukabumi
Ritual pasang susuk jaringan pengedar narkoba 'jeruk'
Kronologi polisi gagalkan pengiriman 125 paket ganja dicampur jeruk
3 Tersangka narkoba dalam keranjang jeruk ke dukun biar tak diciduk polisi
Tak terlibat, sopir bawa ganja dalam keranjang jeruk dipulangkan
Sejak 2016, pengedar ganja dalam keranjang jeruk sudah 7 kali beraksi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.