Gali septic tank, warga temukan mortir peninggalan Belanda
"Namun saksi curiga dan mengangkat benda tersebut, ternyata sebuah mortir yang masih aktif," kata AKP Bambang.
Seorang warga lereng Gunung Merapi menemukan sebuah mortir yang diduga masih aktif, saat menggali tanah untuk membuat septic tank di Dukuh Candiroto RT 13/ RW 3 Desa Sumbung Cepogo Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
Kepala Polsek Cepogo Boyolali AKP Bambang Rosito Muryono mengatakan, penemuan mortir yang diduga peninggalan zaman Belanda tersebut pertama oleh Rudi Hartono, warga Candiroto RT13/ RW 3 Sumbung Cepogo Boyolali.
Menurut AKP Bambang, saksi menemukan mortir tersebut saat menggali tanah untuk membuat septic tank di halaman rumah belakang, pada Minggu (11/5), sekitar pukul 10.00 WIB. Saat menggali tanah kedalaman sekitar enam meter dengan cangkul mengenai benda keras yang dikira besi gardan mobil.
"Namun, saksi curiga dan mengangkat benda tersebut ternyata sebuah mortir yang masih aktif," kata AKP Bambang di Boyolali seperti dikutip dari Antara, Selasa (13/5), sembari menambahkan saksi setelah mengetahui barang tersebut berbahaya maka dia melaporkan kepada ketua RT setempat dan dilanjutkan kepada Polsek Cepogo sekitar pukul 09.00 WIB.
Petugas Polsek setelah mendapatkan laporan langsung ke lokasi penemuan dan melakukan pengecekan. Amunisi mortir masih aktif dengan ukuran panjang 35 centimeter, diameter 30 centimeter nomor seri NF 8 41 226, RYG CO A41. "Setelah melakukan pengecekan langsung mengevakuasi untuk dibawa ke Mako Brimob Gunung Kendil Boyolali," kata AKP Bambang.(mdk/hhw)